”Tumingkas” Massa Aksi Berhamburan Setelah Aparat Mengerahkan Water Cannon dan Gas Airmata

oleh -9 Dilihat
oleh

Manado,Infosulut.id – Sejumlah elemen Masyarakat dan Mahasiswa mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara guna menggelar Aksi

Mereka menuntut agar segeranya dilakukan evaluasi terhadap tunjangan dari DPR dan kebijakan dari Pemerintah RI yang menurut mereka menyusahkan masyarakat. Hingga anti klimaksnya mereka menuntut agar Kapolri segera dicopot. Senin (01/09/2025)

Massa Aksi mulai memadati Gedung DPRD Sulut sekitar pukul 14.00 WITA, mereka menyampaikan aspirasinya dikawal oleh Kepolisian dan Ormas Adat.

Dalam kesempatan tersebut, tampil rombongan DPRD sulut yang langsung mendatangi Massa Aksi dan berbincang bincang.

Belum lama mereka berbincang, Spontan saja ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen mengajak seluruh Massa Aksi untuk berdoa bersama sama demi kelancaran aksi mereka.

”Saya tau keinginan dari adik-adik sekalian, dan saya berjanji akan memperjuangkannya, maka dari itu ijinkanlah saya menuntun kalian didalam doa,”ucap ketua Andi .

Setelah berdoa, Massapun melanjutkan dialog dengan Rombongan DPRD Sulut, namun karena tidak mendapatkan kesepakatan yang seimbang, dimana para Massa menuntut untuk semua Massa Aksi masuk ke gedung tersebut, sedangkan pihak DPRD hanya meminta perwakilan, merekapun mulai membuat keributan dengan berteriak. Bahkan terpantau juga ada beberapa oknum yang mencoba memprovokasi jalannya proses aksi tersebut .

Akhirnya Organisasi Masyarakatpun harus pasang badan didepan kepolisian berhadap hadapan dengan Massa Aksi, bahkan pantauan dari Jurnalis infosulut.id, terlihat ada yang menggunakan baju adat lengkap.

Kemudian jelang waktu Pukul 17.00 – 18.00 WITA, anggota kepolisian pun memperingatkan Massa agar jangan bertindak diluar batas kewajaran, dalam waktu yang singkat itupun, Massa Aksi tetap kekeh ingin masuk ke gedung DPRD Sulut .

”Kami meminta dengan hormat untuk meninggalkan tempat ini, karena kami akan memberikan tindakan tegas kepada Ade-Ade,”ungkap pihak kepolisian

Setelahnya, ditembakkan oleh aparat Water Cannon dan Gas Air mata, akhir pemantauan terlihat Massa berhamburan dan Tumingkas (Kabur) ke berbagai sisi arah yang berlawanan, hingga ada yang pingsan terkena Gas Airmata. Massapun coba ditenangkan oleh TNI yang juga hadir dalam Aksi tersebut .

(Candle)