TALAUD, Infosulut.id – Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado di bawah kepemimpinan Rektor Prof. Berty Sompie, menunjukkan komitmen nyata dalam pengabdian kepada masyarakat. Unsrat menggandeng TNI Angkatan Darat (TNI AD) melalui program Karya Bakti Skala Besar Tahun Anggaran 2026 untuk membangun infrastruktur di daerah terpencil dan perbatasan, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.
Kolaborasi lintas lembaga ini melibatkan kehadiran langsung sivitas akademika Unsrat dan jajaran Kodam XIII/Merdeka di lapangan, yang bahu-membahu bersama masyarakat guna mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah terluar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Program Karya Bakti Skala Besar ini memfokuskan kegiatan pada pembangunan fasilitas umum serta perbaikan permukiman warga di sejumlah titik strategis di Kepulauan Talaud. Sejumlah agenda utama yang telah direalisasikan di antaranya :
- Kegiatan dipusatkan pada perbaikan rumah tidak layak huni agar menjadi tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat setempat.
- Personel satuan tugas bersama warga membangun jembatan darurat guna memastikan konektivitas dan akses transportasi masyarakat tetap berjalan lancar sebagai solusi sementara sebelum pembangunan jembatan permanen dilakukan.
- Berlokasi di Kecamatan Essang, prajurit TNI AD, sivitas akademika Unsrat, dan warga gotong royong membangun rumah panggung yang difokuskan sebagai fasilitas penunjang kegiatan sosial serta aktivitas kemasyarakatan.
- Berpusat di Posko Beo, pengerjaan diarahkan pada pemasangan paving block untuk meningkatkan kenyamanan mobilitas warga serta mendukung pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Program kolaboratif ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat karena dinilai memberikan dampak langsung yang signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah perbatasan.
Melalui sinergi antara dunia akademis, TNI AD, dan masyarakat, Karya Bakti Skala Besar TA 2026 tidak hanya sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong serta kehadiran nyata negara di beranda terdepan Nusantara.
