Ini Penegasan Gubernur Yulius Pada Para Kepsek SMA/SMK dan SLB Soal Peningkatan Mutu Pendidikan

oleh -42 Dilihat
oleh
Manado, Infosulut.id – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sulawesi Utara soal komitmen membangun pendidikan yang berkualitas, aman, inklusif, serta berintegritas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam arahannya, Gubernur memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung aman, tertib, kondusif, dan ramah anak.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru yang mampu menghadirkan masa transisi peserta didik baru secara humanis, menyenangkan, bebas dari kekerasan fisik maupun tekanan psikologis.

“Keberhasilan MPLS menunjukkan komitmen seluruh insan pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik,” tegas Gubernur.

Gubernur menekankan bahwa kepala sekolah merupakan motor penggerak utama peningkatan mutu pendidikan, bukan sekadar menjalankan tugas administratif.

Karena itu, seluruh kepala sekolah diminta mengelola dana BOS maupun BOSDA secara transparan, akuntabel, serta bebas dari penyimpangan.

Selain itu, kepala sekolah diminta aktif memastikan tidak ada anak usia sekolah yang putus sekolah sebagai bagian dari target Zero Drop-Out di Sulawesi Utara.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga menegaskan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program prioritas nasional.

Para kepala sekolah diminta memfasilitasi pelaksanaan program tersebut dengan baik melalui koordinasi bersama seluruh pihak terkait, memastikan distribusi makanan berlangsung tertib, higienis, serta menjadi sarana membangun disiplin dan pola hidup sehat bagi peserta didik.

Menghadapi tantangan era digital, Gubernur meminta sekolah menjadi benteng pembentukan karakter generasi muda.

Langkah preventif harus dilakukan untuk melindungi siswa dari ancaman judi online, pinjaman online ilegal, penyalahgunaan narkoba, hingga dampak negatif penggunaan gawai secara berlebihan.

Peran Guru Bimbingan dan Konseling (BK) diminta semakin dioptimalkan dengan tetap menghidupkan nilai-nilai budaya lokal seperti Sitou Timou Tumou Tou dan Torang Samua Basudara.

Khusus bagi kepala SMK, Gubernur meminta penguatan kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri melalui program link and match serta peningkatan sertifikasi kompetensi agar lulusan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun internasional.

Sementara bagi kepala SLB, peningkatan fasilitas ramah disabilitas menjadi prioritas guna menjamin layanan pendidikan yang inklusif dan setara bagi seluruh peserta didik.

Menutup arahannya, Gubernur menegaskan seluruh kepala sekolah harus bekerja dalam semangat Satu Komando, loyal terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, serta memiliki Mental Petarung yang pantang menyerah menghadapi berbagai tantangan.

Ia mengajak seluruh kepala sekolah untuk terus bersinergi, bekerja keras, tulus, inovatif, dan berintegritas dalam mencetak generasi emas Sulawesi Utara menuju Indonesia Emas 2045.

“Mari kita satukan langkah membangun pendidikan Sulawesi Utara yang unggul, aman, berkarakter, dan mampu melahirkan sumber daya manusia berkualitas untuk masa depan bangsa,” pungkas Gubernur.(Kifli).