Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia Sulawesi Utara dan Gorontalo, Mario Laurens Iroth saat pemaparan di kegiatan Refreshment Wartawan dan Kick Off 3rd Festival Jurnalistik 2026, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulut pada Kamis (26/02/2026).(Foto:Julkifli.M).
Manado, Infosulut.id – Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia Sulawesi Utara dan Gorontalo, Mario Laurens Iroth saat pemaparan di kegiatan Refreshment Wartawan dan Kick Off 3rd Festival Jurnalistik 2026, Kamis (26/02/2026) menyampaikan, Terdata sebanyak 154.136 investor di Sulawesi Utara dengan nilai transaksi mencapai Rp1,32 triliun.
“ Terdapat investor aktif sebanyak 62.900 yang rutin melakukan transaksi, serta investor jangka panjang,” ujar Iroth.
Kata dia, Inklusi pasar modal tertinggi berada di Kota Manado dengan jumlah investor 51.952 diikuti Kabupaten Minahasa 19.443 dan Kota Bitung 15.374.
“Kami terus melakukan literasi dan edukasi pasar modal karena ini dinilai menjadi pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Iroth.
Kegiatan tersebut diikuti 37 jurnalis dari berbagai media di Sulawesi Utara yang pos liputan ekonomi. Dab Beliau pun menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap investasi yang legal dan terdaftar.
“Literasi yang baik diyakini mampu meningkatkan partisipasi investor sekaligus melindungi masyarakat dari praktik investasi ilegal,”jelasnya.
Lanjut dia, peningkatan literasi menjadi faktor kunci pertumbuhan investor di daerah dan edukasi pasar modal penting agar masyarakat mampu membedakan produk investasi yang legal dan diawasi otoritas resmi, sehingga terhindar dari potensi kerugian.
“Peningkatan jumlah investor di daerah tidak hanya berdampak pada sektor keuangan, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ekonomi secara keseluruhan. Partisipasi masyarakat di pasar modal dinilai dapat memperkuat stabilitas ekonomi daerah serta membuka peluang pembiayaan bagi perusahaan lokal,”katanya.(Kifli).
Hingga Januari 2026 Investor Pasar Modal di Sulut Capai 154.136 Dengan Nilai Transaksi Rp 1.32 Triliun
