Resmi Definitif, Welliam Niklas Silangen Dilantik Gubernur Yulius Selvanus sebagai Sekwan DPRD Sulut

oleh -332 Dilihat
oleh

Manado, Infosulut.id – Hubungan kemitraan strategis antara lembaga legislatif dan eksekutif di Provinsi Sulawesi Utara memasuki babak baru yang lebih kokoh. Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus secara resmi melantik Welliam Niklas Silangen sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Sulut definitif dalam sebuah upacara khidmat yang digelar di Wisma Negara, Selasa (7/7/2026).

Pelantikan ini mengakhiri masa transisi birokrasi di internal parlemen Sulut, sekaligus menandai tuntasnya tugas Niklas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Sekwan yang telah diembannya dengan solid selama kurang lebih dua tahun dua bulan sejak Mei 2024 lalu.

Ditemui usai prosesi pelantikan, Niklas menyampaikan rasa syukur yang mendalam serta apresiasi tinggi kepada Gubernur Yulius Selvanus atas amanah penuh yang kini diletakkan di pundaknya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas kepercayaan yang diberikan untuk diusulkan dan ditetapkan sebagai Sekretaris DPRD Sulut definitif,” ungkap Niklas dengan penuh rasa syukur.

Ia memaparkan bahwa penetapan status definitif ini telah melewati seluruh tahapan dan mekanisme regulasi yang ketat. Berdasarkan tiga nama yang diusulkan oleh Gubernur, rapat pimpinan DPRD Sulut kemudian melakukan kajian hingga akhirnya merekomendasikan dirinya untuk menduduki jabatan strategis tersebut.

Di balik keberhasilan ini, Niklas juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh elemen yang konsisten mengawal kinerjanya, termasuk rekan-rekan media dan jajaran internal kesekretariatan.

“Terima kasih juga tentunya kepada teman-teman pers yang meliput di DPRD atas dukungan, topangan, dan doa bagi saya hingga bisa definitif. Begitu juga kepada seluruh jajaran Sekretariat DPRD Sulut, para Kabag, Kasubag, dan staf yang selama kurang lebih dua tahun telah bekerja membantu saya saat menjadi Plt.,” tuturnya.

Menanggapi instruksi khusus dari Gubernur agar bekerja dengan fokus, serius, dan menjaga sinergi, Niklas menegaskan komitmen totalnya untuk langsung tancap gas tanpa menunda waktu.

“Karena ini adalah kepercayaan yang diberikan pimpinan, saya akan melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya. Saya akan bekerja dengan kemampuan yang ada, dan tentunya tidak lepas dari dukungan seluruh jajaran staf,” tegasnya.

Sebagai nahkoda Sekretariat DPRD yang berfungsi sentral sebagai jembatan (liaison) antara legislatif dan eksekutif, Niklas menilai bahwa tata kelola komunikasi yang dinamis adalah kunci utama dalam merawat keharmonisan hubungan politik daerah.

“Untuk menjaga keharmonisan ini, tentunya komunikasi dan koordinasi tetap saya utamakan. Setiap ada agenda di DPRD, saya akan laporkan kepada Bapak Gubernur sehingga semua bisa diketahui oleh beliau,” jelas Niklas, sembari menambahkan bahwa indikator keharmonisan selama ini tercermin nyata dari jalannya rapat paripurna yang selalu tepat waktu dan memenuhi kuorum.

Di sisi lain, Gubernur Sulut Yulius Selvanus dalam arahannya memberikan pesan fundamental yang kuat mengenai hakikat sebuah jabatan publik di era transisi pemerintahan.

“Jabatan bukanlah sebuah penghargaan yang harus dibanggakan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Di balik jabatan terdapat tanggung jawab yang besar, tuntutan untuk bekerja lebih keras, serta kewajiban untuk memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat,” cetus Yulius tegas.

Gubernur meminta agar Sekwan yang baru dilantik segera beradaptasi secara lincah, membangun pola komunikasi vertikal dan horisontal yang sehat, menciptakan iklim kerja yang kondusif, serta berani mengambil keputusan taktis yang tetap taat asas.

Lebih jauh, Yulius menekankan agar birokrasi di lingkungan DPRD tidak terjebak dalam ritme kerja yang monoton, melainkan harus melahirkan inovasi pelayanan yang berdampak langsung.

“Jangan hanya menjalankan rutinitas, tetapi teruslah mencari cara-cara baru agar pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin cepat, semakin mudah, dan semakin berkualitas. Pemerintah harus mampu menjadi bagian dari solusi atas setiap persoalan yang dihadapi masyarakat,” imbau Gubernur.

Mengakhir sambutannya, Gubernur mengingatkan seluruh ASN untuk senantiasa menjaga benteng integritas, profesionalisme, loyalitas tegak lurus, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang demi mewujudkan akselerasi pembangunan Sulut yang merata melalui kolaborasi lintas sektor.

(CR).