Momen Hangat Politik “Baku Tongka”: Olly Dondokambey dan Elit PDIP Sambangi Gubernur Yulius Selvanus

oleh -16 Dilihat
oleh

Manado, Infosulut.id – Momen Politik yang indah terlihat saat Gubernur Yulius Selvanus Terima Kunjungan Silaturahmi Ketua PDI Perjuangan Sulut yang juga Bendahara Umum (Bendum) DPP PDI-P Olly Dondokambey temui Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE

Kunjungan silaturahmi jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulawesi Utara yang berlangsung di kediaman resmi Gubernur pada Senin (11/5/2026) pagi.

Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Olly Dondokambey, SE, yang hadir bersama jajaran fungsionaris partai untuk membangun komunikasi dua arah terkait masa depan pembangunan di Bumi Nyiur Melambai.

Terlihat dari PDIP yang hadir di momen tersebut, Fraksi PDIP DPRD Sulut dipimpin Rocky Wowor, Anggota DPR RI Yasti Suprejo, Kepala Daerah dari partai PDIP dan Steven Kandouw serta beberapa tokoh besar lainnya.

Pertemuan tersebut menimbulkan pertanyaan besar, apakah komunikasi politik untuk tahun 2029 kedepan.

Rocky Wowor, Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulut saat dikonfirmasi isi diskusi dengan Gubernur Yulius Selvanus yang juga Ketua Partai Gerindra, menjawab dengan bahasa formal namun seakan tersirat makna dalam.

“Cuman silahturahmi bahas kemajuan daerah,” jawab Politisi dari dapil Bolmong Raya dengan simpul senyum yang menimbulkan makna dalam.

Menanggapi akan komunikasi politik, Rocky Wowor tidak memberi tanggapan menepis dengan senyum khasnya.

Sementara itu menurut Olly, kehadiran pengurus partai berlambang banteng ini merupakan bentuk dukungan nyata dalam mengawal roda pemerintahan.

”Pemerintah butuh PDI Perjuangan untuk mendorong kebijakan-kebijakan pemerintah,” tutur Olly.

Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran tokoh-tokoh politik senior Sulawesi Utara tersebut.

Gubernur menekankan bahwa membangun daerah yang luas dan majemuk tidak dapat dilakukan sendirian oleh pemerintah, melainkan membutuhkan semangat “Baku Tongka” atau saling menopang dari seluruh elemen bangsa, termasuk partai politik.

(CR).