Kabar Baik, Korban TPPO Asal Sulut di Libya Segera Dipulangkan ke Manado

oleh -146 Dilihat
oleh

( Info Foto // Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Sulut, Tineke Adam saat di wawancarai perihal TPPO Libya )

Manado, Infosulut.id – Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menimpa warga asal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di Libya menemui titik terang. Saat ini, proses pemulangan korban telah memasuki tahap akhir dan telah tiba di Indonesia.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Sulut, Tineke Adam, dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Tahun 2025 di Ruang Paripurna DPRD Provinsi Sulut, Selasa (14/4/2026).

Tineke menjelaskan bahwa penanganan kasus ini melibatkan koordinasi lintas negara yang cukup intens. Mengingat cakupannya yang luas, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) menjadi pemegang komando utama di tingkat pusat.

“Persoalan ini berkaitan dengan lintas negara, sehingga penanganannya berada di bawah Kementerian P3A. Namun dari daerah, Direktorat PPA Polda Sulut juga turut mengawal prosesnya. Nantinya, penanganan lanjutan dari Libya hingga ke Indonesia akan dikoordinasikan di DKI Jakarta,” ujar Tineke kepada awak media.

Lebih lanjut, Tineke mengungkapkan bahwa korban saat ini sudah menginjakkan kaki di Jakarta. Namun, korban tidak langsung diterbangkan ke Manado karena harus menjalani prosedur administratif yang wajib dipenuhi.

“Setelah semua proses administrasi selesai, barulah yang bersangkutan akan dipulangkan ke Provinsi Sulut. Hari ini sudah tiba di Indonesia, dan kami terus berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses berjalan lancar,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam rapat tersebut, Tineke juga memaparkan data terkait tren kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sulawesi Utara sepanjang periode 2023 hingga 2025 sebagai bagian dari laporan pertanggungjawaban kepada legislatif.

(CR).