(Info Foto : Wawancara dengan ketua MATAKIN Sulawesi Utara Riano Baggy/CR)
Manado, Infosulut.id – Perayaan Guan Xiao atau yang lebih dikenal dengan Cap Go Meh di Kota Manado berlangsung meriah dan penuh khidmat. Acara ini turut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Wakil Gubernur, serta jajaran Forkopimda Sulawesi Utara dan Kota Manado. Selasa (3/3/2026) .
Ketua Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Sulawesi Utara, Riano Baggy, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran para pimpinan daerah dalam perayaan umat Khonghucu tahun 2577 Kongzili ini.
“Kami dari umat Khonghucu mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, Pak Walikota, serta seluruh aparat pemerintahan yang telah mengambil bagian dalam perayaan Guan Xiao hari ini,” ujar Riano saat ditemui di lokasi acara.
Riano menjelaskan bahwa dalam ajaran agama Khonghucu, Guan Xiao merupakan penutup dari seluruh rangkaian sembahyang menyambut Tahun Baru Imlek. Rangkaian doa ini biasanya sudah dimulai sejak hampir dua minggu sebelum Imlek dan berlangsung hingga satu bulan penuh.
“Intinya kami berterima kasih atas bimbingan Tuhan selama tahun baru. Perayaan ini adalah simbol syukur sekaligus ‘kunci’ untuk kembali siap menjalankan tugas dan bekerja sehari-hari setelah masa silaturahmi bersama keluarga selesai,” jelasnya.
Antusiasme masyarakat dalam menyaksikan perayaan ini dinilai sangat luar biasa. Tidak hanya umat Khonghucu atau Tri Dharma, warga dari dalam dan luar Kota Manado turut memadati lokasi untuk menyaksikan tradisi tahunan ini.
Menurut Riano, perayaan Cap Go Meh di Manado telah menjadi agenda yang dinanti-nantikan oleh masyarakat luas. Ia berharap kemeriahan ini membawa kebahagiaan bagi semua pihak tanpa memandang latar belakang agama.
“Semua umat merasa bahagia dengan perayaan ini. Saya rasa ini merupakan blessing (berkat) untuk Kota Manado,” pungkas Riano.
Penulis : Redaksi Infosulut.id
