( Info Foto // Anggota Pansus LKPJ Gubernur // Louis Carl Shcramm saat memberikan pernyataan perihal Paskibraka di Sulawesi Utara ) .
Manado, Infosulut.id – Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Gubernur Sulawesi Utara tahun 2025 menggelar rapat kerja bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Sulut di ruang rapat DPRD Sulut, Senin (13/4/2026). Dalam rapat tersebut, proses seleksi dan kualitas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjadi sorotan tajam.
Anggota Pansus LKPJ DPRD Sulut, Louis Carl Schramm, memberikan catatan kritis khususnya kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulut selaku instansi yang bertanggung jawab atas perekrutan Paskibraka.
Louis menegaskan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat terkait transparansi proses seleksi. Ia mewanti-wanti agar praktik nepotisme tidak terjadi dalam pemilihan putra-putri terbaik daerah tersebut.
“Ini seleksi Paskibraka jadi catatan khusus buat kami karena ada pengaduan dari masyarakat juga. Tolong jangan ada lagi nepotisme di sini untuk Paskibraka,” tegas Louis di hadapan pimpinan SKPD.
Lebih lanjut, legislator dari Fraksi Gerindra ini mengoreksi klaim prestasi Paskibraka di tingkat nasional. Menurutnya, keberhasilan anggota Paskibraka asal Sulut yang menjadi pembawa baki di tingkat pusat lebih merupakan hasil didikan panitia pusat, bukan murni keberhasilan pembinaan di daerah.
Ia justru menyoroti penurunan kualitas Paskibraka pada upacara di tingkat provinsi yang sempat viral karena ketidakserasian gerakan.
“Coba di daerah lihat, pasukan yang ada kemarin upacara bendera, kacau semua itu. Barisannya sebelah kiri kakinya ke kiri, yang sebelah kanan ke kanan. Itu viral itu,” ungkapnya.
Louis juga menyentil besaran anggaran yang dikucurkan untuk Paskibraka, mulai dari biaya perekrutan hingga biaya makan dan minum peserta. Ia meminta Kesbangpol melakukan evaluasi menyeluruh agar kualitas Paskibraka di tingkat daerah sejalan dengan anggaran yang telah dialokasikan.
“Dengan anggaran yang cukup besar, makan minum dan perekrutan ini tolong Pak Kesbangpol diperhatikan lagi. Supaya memang Paskibraka itu bukan hanya di nasional tapi di daerah juga menjadi perhatian torang (kita),” pungkasnya.
(CR).
