Femmy Tarore pedagang bunga di Tomohon sedang berada di tempat usaha jualan bunganya pada Sabtu (10/09/2026).(Foto:Julkifli M).
Tomohon, Infosulut.id – Suara petikkan bunga terdengar di pintu masuk Femmy Florist yang merupakan kios penjual bunga di jalan Manado – Tomohon itu.
Dia adalah Femmy Tarore umur 71 Tahun yang tinggal di Kelurahan Kaskasen Tiga, Lingkungan Dua Kota Tomohon Sulawesi Utara.
Wanita cantik yang sudah lansia ini pada Kamis (10/09/2026) berbicara, usaha turun temurun milik keluarganya itu sudah berumur 50 tahun lamanya.
Kata dia, usaha keluarga turun temurun yang dia kelolanya itu banyak hasil yang didapat hanya jika ada hari raya Natal 25 Desember dan Pengucapan syukur saja.
“Kami kalau tidak ada hari besar Natal dan pengucapan syukur biasanya pendapatan Rp 200.000 hingga 300.000 per hari kalau ada kegiatan hari besar bisa mencapai Rp 500.000 hingga Rp 600.000 per hari,”jelas wanita kelahiran 23 Oktober 1955 di Kota Bitung ini.

Tempat usaha milik Femmy Tarore berada di jalan utama Kota Tomohon.(Foto:Julkifli M).
Anak kedua dari delapan bersaudara ini mengungkapkan usahanya terus dia kembangkan sampai saat ini.
“Bunga kami jual per batang Rp10.000 dan ada per pot Rp 35.000,” kata suami dari Bert Mandagi yang sudah Almarhum ini.
Anak dari Yohanis Tarore ini pun mengatakan bahwa usahanya buka
setiap hari dari pagi jam 09.00 Wita hingga malam jam 20.30 Wita.
“Kami juga bersyukur bisa dapat pinjaman KUR dari Bank BRI untuk majukan usaha ini,”kata anak dari Yohana Tangka Warouw ini.
Dia menambahkan, bunga yang didapatnya hasil dari beli di tempat petani bunga.
“Semoga kedepan kalau ada iven TIFF bisa berdampak pada kami para pedagang bunga untuk peningkatan ekonnomi,”kata mama dari tiga anak ini.
Dia berharap TIFF bukan hanya tentang bagaimana Tomohon memperlihatkan keindahan bunganya kepada dunia, tetapi juga tentang bagaimana keindahan itu diubah menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat khususnya di Kota Tomohon.(Kifli).
