Tondano, Infosulut.id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof Dr Abdul Mu’ti MEd. meresmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan Se-Provinsi Sulut PHTC Presiden Republik Indonesia, Prabrowo Subianto “Wujudkan Sekolah Asri” yang dipusatkan di SMKN 3 Tondano pada Rabu 22/04/2026).
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof Dr Abdul Mu’ti MEd. Dalam sambutannya menekankan soal bantuan revitalisasi tersebut.
Kata menteri, pada tahun 2025, proyek revitalisasi telah berhasil diselesaikan di Semua Sekolah di Indonesia mencapai 16.167 Sekolah lebih.
“Ini komitmen Presiden Prabowo melalui asta cita ke 4 yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas,”jelas Menteri.
Kata dia, dengan adanya tantangan ekonomi global saat ini, Presiden berusaha keras membangun SDM melalui pendidikan.
“Tahun 2026, ada 11.776 Sekolah yang akan menerima revitalisasi dan ini sudah aman di APBN 2026 dan telah mendapat persetujuan dari Mensekneg,”jelasnya.
Dia pun mengajak untuk meningkatkan budaya asri dan mari bangun lingkungan sekolah yang aman.
“Revitalisasi adalah proses menghidupkan kembali kawasan, bangunan, atau fungsi yang meredup menjadi lebih bernilai, fungsional, dan produktif. Manfaat utamanya meliputi peningkatan kualitas sarana prasarana, menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman, mendorong efektivitas fungsi, serta meningkatkan nilai ekonomi lokal, budaya, dan sosial,”jelasnya.
Jelasnya lagi, revitalisasi dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong ekonomi lokal serta sarpras pendidikan, seperti laboratorium dan ruang kelas, membuat proses pembelajaran lebih nyaman, aman, dan kondusif.
“Dengan diresmikan revitalisasi ini maka diharapkan mutu pendidikan bisa meningkat,”tegasnya.
Sementara itu melalui Wakil Gubernur Sulut, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., menyampaikan, kehadiran Menteri Pendidikan adalah bukti nyata pemerintah pusat akan kebangkitan pendidikan di Sulut.
“Peresmian revitalisasi yang dipusatkan di SMK Negeri 3 Tondano bukan sekedar untuk meresmikan gedung tapi untuk mempertegas komitmen bersama kita bagi masa depan generasi penerus di Sulawesi Utara,”jelas dia.
Jelas dia, tentunya ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus menjadi suntikan energi dan motivasi bagi seluruh insan pendidikan di daerah Sulut untuk terus berakselerasi menuju pendidikan yang lebih berkualitas.
“Kita menapaki babak baru dalam transformasi infrastruktur pendidikan di daerah ini. Dari total 225 sekolah yang direvitalisasi di seluruh Sulawesi Utara kita telah menyaksikan perubahan besar pada sebagian besarnya sejak kemarin.
Secara khusus pada hari ini kita kembali meresmikan 95 satuan pendidikan sebagai simbol dimulainya babak baru ini,”katanya.
Lanjut Wagub, Revitalisasi ini sejatinya bukan sekedar mengejar keindahan bangunan karena fasilitas yang mumpuni adalah kunci untuk melahirkan generasi yang kompetitif dan siap pakai.
“Bangunan yang kokoh dan lingkungan sekolah yang asri adalah instrumen penting yang akan memicu lahirnya inovasi serta kreativitas baik bagi para guru dalam mengajar maupun bagi para siswa dalam menyerap ilmu pengetahuan.
Melalui revitalisasi ini kata dia, sedang membangun peradaban, memastikan bahwa anak-anak kita di Sulawesi Utara memiliki kesempatan yang sama untuk belajar di tempat yang terbaik.
Kepala SMKN 3 Tondano, Imelda Moonik mewakili sekolah penerima revitalisasi menyampaikan, dulunya fasilitas sekolahnya sempat tertinggal dan dengan adanya revitalisasi maka Sekolah ini menjadi lebih baik.
“Kami dapat bantuan Revitalisasi sebesar Rp 2.6 Miliar dan bantuan ini memberikan dampak yang luas bagi sekolah kami dan Bantuan ini berstandar industri dengan modernisasi peralatan dimana kebutuhan dunia kerja ada juga di Sekolah,”jelas dia.
Katanya lagi, Bantuan ini adalah amanah yang besar bagi dan tugas kami meluluskan siswa yang kompeten, berkarakter dan siap kerja di DuDi.
Hadir dalam kegiatan ini,
Bupati Minahasa Dr Robby Dondokambey SSi MAP, Dirjen GTK Prof Nunuk Suryani, Dirjen PAUD Dikdasmem Gotot Suharwoto PhD,
Staf Khusus Mendikdasmen bidang Komunikasi dan Media, Ma’ruf SKom,
Direktur SMP Dr Maulani Mega Hapsari, Direktur SMK De Arie Wibowo Kurniawan. Hadir juga
Kepala BPMP Sulut Febri Dien,
Kepala BGTK Sulut Aryanto Batara, Kepala Balai Bahasa Sulut Januar Pribadi, Forkopimda Provinsi dan Kabupaten Minahasa, Kadis Pendidikan Provinsi Sulawesi Utara Dr Femmy Suluh, Kadis Pendidikan Minahasa Drs Arthur Palilingan, serta seluruh kepala sekolah penerima Bantuan Revitalisasi Tahun Anggaran 2025.(Kifli).
Saat di SMKN 3 Tondano, Ini Pesan Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti Usai Resmikan Proyek Revitalisasi Sekolah
