( Info Foto // Anggota Pansus LKPj Gubernur // Jeane Laluyan dalam Rapat Pansus )
Manado, Infosulut.id – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2025 kembali menggelar rapat lanjutan bersama jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut di Gedung DPRD Sulut, Selasa (14/4/2026).
Dalam rapat tersebut, Anggota Pansus LKPJ DPRD Sulut, Jeane Laluyan, memberikan catatan serius terkait pengelolaan anggaran yang dinilai masih didominasi oleh kegiatan rutin. Ia mendorong agar SKPD lebih kreatif dalam menyusun program yang berdampak langsung bagi masyarakat, meskipun di tengah keterbatasan fiskal.
Secara khusus, Jeane menyoroti kondisi sarana prasarana jalan di wilayah Sulawesi Utara, terutama terkait keberadaan rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalan provinsi.
“Kalau kita berjalan di jalan provinsi, kita melihat banyak rambu-rambu lalu lintas yang sudah roboh, buram, bahkan rusak. Saya minta ini tolong diperbaiki karena menyangkut keselamatan,” ujar Jeane di hadapan para kepala dinas.
Politisi ini menekankan pentingnya langkah preventif agar pemerintah tidak terkesan baru bertindak setelah terjadi insiden di jalan raya. “Jangan sampai sudah terjadi kecelakaan karena rambu tidak jelas, baru mau ada pengadaan. Saya mengusulkan ini harus dianggarkan,” bebernya
Merespons masukan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sulut, Izak Robert Paul Rey memberikan penjelasan terkait ketersediaan anggaran tahun berjalan.
“Izin Bu, untuk tahun 2025 memang tidak ada penganggaran untuk pemasangan rambu,” ungkap Izak dalam rapat tersebut.
Mendengar fakta tersebut, Jeane Laluyan menyayangkan ketiadaan anggaran untuk sektor keselamatan publik. Namun, ia tetap memberikan solusi agar Dinas Perhubungan segera mengajukan usulan pada pergeseran anggaran mendatang.
“Ya, mudah-mudahan di (anggaran) perubahan ada, karena ini penting, Pak. Sekali lagi saya bilang, jangan sampai sudah ada musibah, nanti yang disalahkan lagi Dinas Perhubungan,” pungkas Jeane
(CR).
