Sebanyak 435 Siswa Baru di SMKN 1 Bitung Ikut MPLS dan Ini Pesan Penting Kepsek Christo

oleh -15 Dilihat
oleh

Bitung, Infosulut.id – Sebanyak 435 peserta didik baru mengikuti pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2025/2026, di SMK Negeri 1 Bitung.

Kegiatan tersebut dibuka pada Rabu 9 – 15 Juli 2025 di Sekolah yang dibuka langsung oleh Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Bitung,
Drs. Christo A. Lewan.

Kepsek Christo A. Lewan mengatakan, dalam rangka memasuki tahun ajaran baru, 2025/2026 diperlukan adanya regenerasi siswa untuk mengisi kekosongan siswa kelas 12 yang telah lulus.

“Hasilnya terseleksi, lebih dari 435 siswa yang akan menjadi anggota baru di SMK Negeri 1 Bitung tahun pelajaran 2025/2026 dan untuk menyambut kehadiran siswa baru ini diperlukan adanya pengenalan terhadap lingkungan yang baru ,” ucap Christo.

Lebih lanjut Christo menambahkan, kegiatan MPLS ini diisi para narasumber dari lingkungan Sekolah dan dari luar seperti pihak Kepolisian dengan sosialisasi nilai-nilai sosial, tata tertib dan beberapa pengenalan tentang SMK Negeri 1 Bitung, Wawasan Wiyata Mandala, sehingga siswa baru akan terbiasa di lingkungan sekolah ini.

“Kegiatan MPLS dulunya dikenal dengan Masa Orientasi Sekolah (MOS), bertujuan untuk melatih kekompakan, kedisiplinan dan kreatifitas para siswa,”kata Kepsek.

Dijelaskannya, bahwa MPLS adalah kegiatan penting untuk memperkenalkan lingkungan sekolah, aturan, serta membantu siswa baru beradaptasi.

“Saya membawahkan materi tentang Wawasan Wiyata Mandala tentang cara pandang dan sikap menghargai serta bertanggung jawab terhadap lingkungan sekolah sebagai tempat menuntut ilmu,”kata Kepsek.

Lanjutnya, Konsep ini menekankan bahwa sekolah adalah lingkungan pendidikan yang harus dijaga, dipelihara, dan dimanfaatkan untuk tujuan pendidikan.

“Tujuan Wawasan Wiyata Mandala adalah menciptakan suasana belajar yang kondusif dan aman di lingkungan sekolah, Menjadikan sekolah sebagai pusat kegiatan belajar-mengajar yang efektif, Meningkatkan partisipasi aktif seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas, Mencegah masuknya pengaruh negatif yang dapat mengganggu proses pendidikan dan Membentuk karakter siswa yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia,”tegasnya.(Kifli).