Pemprov Sulut Ketambahan DAU dari Pusat, Gubernur Yulius : Ini Dukungan Nyata Presiden Prabowo

oleh -10 Dilihat
oleh
Manado, Infosulut.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mendapat suntikan dukungan fiskal penting dari pemerintah pusat, berupa penyelesaian kurang bayar Dana Alokasi Umum (DAU) hingga Tahun Anggaran 2024. Langkah ini tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 198 Tahun 2026, menjadi bukti nyata perhatian pusat terhadap stabilitas keuangan dan kelancaran pembangunan di daerah.

Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), menyambut hangat kebijakan strategis ini.

Menurutnya, tambahan alokasi ini bukan sekadar angka anggaran, melainkan pengakuan serta dukungan nyata yang memperkuat ruang gerak daerah dalam menjalankan pelayanan publik dan agenda pembangunan berkelanjutan.

“Atas nama seluruh masyarakat Sulawesi Utara, saya menyampaikan terima kasih yang tulus kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Dukungan ini sangat berarti di tengah upaya kita menjaga stabilitas fiskal dan memastikan roda pemerintahan berjalan optimal tanpa terhambat beban kewajiban masa lalu,” ujar YSK dengan penuh apresiasi.

Kebijakan ini secara khusus mengatur penyelesaian selisih kurang bayar DAU sampai tahun 2024, sehingga membersihkan beban administrasi keuangan daerah sekaligus memperkuat kapasitas anggaran Pemprov Sulut. Hal ini menjadi landasan kokoh agar setiap program prioritas—mulai dari infrastruktur, pelayanan kesehatan, hingga pendidikan—bisa berjalan lebih terencana dan tepat sasaran.

YSK juga menekankan bahwa kepercayaan dari pemerintah pusat ini akan dijaga sebaik-baiknya. Dana tersebut akan dikelola secara transparan, akuntabel, dan benar-benar dialokasikan sesuai kebutuhan serta prioritas yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat luas.

“Kami berkomitmen mengelola amanah ini dengan sebaik-baiknya. Tak lupa kami mendoakan agar Bapak Presiden Prabowo senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan bimbingan dalam memimpin bangsa Indonesia ke arah yang lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.

Lebih dari sekadar tambahan anggaran, langkah ini mempererat sinergi yang sehat antara pemerintah pusat dan daerah. Bagi Sulawesi Utara, suntikan fiskal ini menjadi energi tambahan untuk melaju lebih cepat, menjaga kesinambungan pembangunan yang telah berjalan, serta mewujudkan kesejahteraan yang merata di seluruh pelosok Bumi Nyiur Melambai.(Kifli).