BPN Menjadi Sorotan Dalam Pembahasan Pansus RTRW Sulawesi Utara

oleh -38 Dilihat
oleh

Manado,Infosulut.id – Ketidak Hadiran Badan Pertanahan Nasional Sulawesi Utara menjadi sorotan dalam Rapat bersama Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulut, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) . Kamis (14/08/2025) Ruang rapat DPRD Sulut.

Sebagaimana diungkap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Cindy Wurangian saat menyoroti ketidak hadiran BPN, Sebab menurutnya penting kehadiran mereka dalam pembahasan tersebut.

”Pada hari ini kita juga sebenarnya ketua mengundang BPN pertanahan, sejak kemarin diundang sampai hari ini tidak ada kabar berita. Tidak ada perwakilan dan tidak hadir,”ungkap Cindy Wurangian

Lebih lanjut ia menjelaskan kenapa BPN perlu hadir dalam RDP tersebut, karena memang RTRW ini membahas sangat kompleks, mulai dari struktur ruang, pola ruang dan kawasan-kawasan strategis, termasuk dengan ketentuan khusus. Menurutnya kelihatannya begitu kompleks tetapi sebenarnya yang perlu diperhatikan adalah kondisi real faktual di lapangan.

”Dimana masyarakat yang memerlukan solusi dari masalah-masalah mereka, contohnya tadi yang terangkat dari salah satu anggota pansus mau bikin sertifikat tidak bisa karena ya itu tadi ada batas-batas mungkin yang perlu diadakan penyesuaian dan semua itu-kan menyangkut dengan BPN, jadi ketika kita melakukan rapat RTRW seperti ini dan BPN tidak hadir apapun yang kita bicarakan di sini nanti pasti mentok lagi,”jelasnya

Kembali ia melanjutkan Narasinya, untuk menjadi atensi di rapat-rapat selanjutnya, agar BPN tetap diundang dan per hari ini harus diberikan informasi kepada pak gubernur juga bahwa BPN tidak hadir undangan RDP. Sementara banyak masalah di masyarakat termasuk yang dari mitra juga kemarin itu ada yang sudah punya sertifikat hak milik, ada yang punya register desa yang sudah dibeli sejak lama tapi ketika mengurus alas hak sertifikat tidak dikeluarkan oleh BPN.

”Karena hal-hal yang banyak alasan-lah dari mereka, jadi kehadiran BPN ini sangat perlu,”cetus Cindy Wurangian

Sementara itu di Gedung yang sama, Ketua Panitia Khusus (Pansus) RTRW . Henry Walukou mengatakan, ketidak hadirin BPN adalah kesalahan teknis.

”Ada sedikit Kesalahan teknis, setelah di kroscek suratnya tidak terkirim, tadi sudah sampaikan kepada pak sekwan langsung,”ungkap ketua pansus

(Candle)