Reklamasi Pantai Manado Ancam Habitat Biota Laut dan Tempat Bertelur Penyu

oleh -75 Dilihat
oleh

Manado,Infosulut.id – Nasib Tuturuga (penyu) dan Biota Laut lainnya dalam konflik Reklamasi Pantai Manado kian memprihatinkan, Pantai Karangria Manado yang merupakan pilihan salah satu spesies Tuturuga untuk bertelur terancam Hilang, Minggu (20/07/2025).

Hal tersebut sebagaimana terungkap saat Society of Indonesian Environmental Journalists (SIEJ) Simpul Sulut menggelar jambore jurnalistik 2025 pada Sabtu -Minggu (19 – 20/07/2025) di pantai Karangria Kota Manado.

Dalam Hal ini, para jurnalis lingkungan mencoba mengangkat isu mendalam mengenai persoalan reklamasi Pantai Manado Utara yang sementara bergulir di pengadilan.

Selain diskusi Publik dan Pentas seni, dan bersih-bersih pantai, SIEJ Simpul Sulut juga menggelar petisi tolak reklamasi pantai manado dengan memakai spanduk 2×4 cm mengajak peserta dan pengunjung untuk menandatangani penolakan reklamasi pantai Manado pada Minggu

Disela-sela kegiatan tersebut, jurnalis infosulut.id mencoba berbincang dengan Nelayan membahas mengenai biota laut khususnya yang suka mampir di pantai tersebut.

Ternyata dipantai karangria Manado sendiri, terdapat salah satu spesies penyu yang selalu datang bertelur dibulan Mei setiap satu tahun sekali.

”Untuk Sekarang terdapat 5 Titik Tuturuga datang bertelur setiap bulan Mei untuk satu tahun sekali,”ungkap Nelayan Simon Gandaria

Lebih lanjut Simon mengatakan, beberapa waktu yang lalu ada 76 ekor menetas di pantai karangria.

”kita nya bawah hp kurang tamu ada video akang, kalo orang Pante bilang yang bertelur itu Tuturuga (penyu) balak, dibilang balak karna bentuknya kotak kotak seperti balak,”pungkas Simon

Sebelumnya dalam diskusi yang digelar SIEJ, Dosen Unsrat dan peneliti lingkungan Prof. Dr. Rignolda Djamaluddin, M.Sc, yang akrab disapa Mner Oda memperingatkan pihak pengembang mengenai biota laut di lingkup Pantai Manado Utara .

”Saya ingin memperingati jangan sampai terjadi seperti Pantai Manado selatan, sebab penelitian kami melihat, spesies yang dahulu ada di Pantai Manado selatan yang sekarang telah tertimbun oleh reklamasi, mereka telah bermigrasi ke Pantai Karangria,”ungkap Mner oda

Kembali Mner oda menjelaskan, bahwa habitat Pantai Manado Utara sama seperti Pantai Sebelumnya yang sudah tertimbun, yang membedakan dipantai karangria sendiri ada muaranya .

”kami melakukan 3 kali pengambilan sampel dan terdapat 24 spesies yang sudah bermigrasi dari selatan menuju pantai karangria,”jelasnya.

(Candle)