Kotamobagu, Infosulut.id – Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Kotamobagu telah memutuskan Fely Paputungan sebagai ketua defenitif HNSI Masa Bakti 2025-2030.
Dalam Muscab yang digelar di Kelurahan matali, tersebut, Fely meraih 4 suara dari 4 kecamatan yang mempunyai hak suara penuh.
Felly mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat nelayan yang telah memberi amanah kepadanya untuk memimpin HNSI Kota Kotamonagu. Ke depannya, Paputungan berjanji akan membawa kepengurusan HNSI Kota Kotamonagu lebih baik lagi.
Paputungan juga mengatakan bahwa amanah yang diterimanya pasti akan menemui tantangan. Namun begitu, dengan dukungan masyarakat nelayan, Felly akan menyatukan kembali para tokoh dan pihak terkait demi kebaikan bersama.
“Jujur semakin bertambah berat beban di pundak tapi suka tidak suka keinginan nelayan akan saya penuhi dan akan saya terima,” ujar Paputungan.
Felly Paputungan juga mengatakan akan segera membentuk Strukur kepengurusan DPC HNSI Kota Kotamobagu. Setelah itu ia juga akan segera menggelar rapat membahas program kerja dan yang menjadi prioritas masyarakat nelayan.
“Masalah program kerja Insyaallah selesai pelantikan akan rapat kerja cabang terkait masalah program kerja dan terkait apa saja program prioritas untuk nelayan,” jelasnya.Sementara itu, Ketua DPD Harian Bapak.Benhard Awoah,S.Pd HNSI Provinsi Sulawesi Utara berharap ketua defenitif segera menyusun kepengurusan guna untuk, segera mungkin bisa Menysinergikan Program Pemerintah dengan program HNSI Kotamobagu.
“Harus bermitra dengan pemerintah serta pihak terkait lainnya guna kelancaran kerja ke depannya,” ujar Awoah.
“Subhan menyampaikan mungkin banyak masyrakat bertanya tanya dimana Kotamonagu tidak ada laut, atau pantai. Namun nelayan umumnya dikelembagaan perikanan itu, ada nelayan, kebanyakan di pesisir, kalau kita di kotamobagu yaitu perikanan darat, yang kita kenal dengen kelompok yang bergerak di sektor budidaya ikan di darat.selain itu ada juga di kotamobagu yang mengelola hasil perikanan,seperti pengolahan ikan fufu, semua itu termasuk didalam naungan HNSI,”ujarnya.
“Kalau untuk peran dinas perikananperikanan dan kelautan di kabupaten/kota,untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan budidaya ikan di kotamobagu. Peran juga dinas pertanian dan perikanan akan berkolaborasi dengan HNSI apapun yang akan disampaikan ke dinas oleh pengurus definitif, maka kami sebagai penyuluh akan berperan aktif dalam pengolahan budidaya ikan,” Ucap subhan.
Turut hadir dalam musyawarah cabang HNSI.Pengurus HNSI DPD Sulawesi Utara, pengurus kecamatan se kotamobagu, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, melayani tambak ikan se kotamobagu,kadis pertanian dan perikanan kotamonagu yang di wakili oleh bapak. Andi subhan husrah.
Penulis : Ahmad Katili
Editor : Kifli M
