Ini Yang di Bahas Dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025

oleh -35 Dilihat
oleh

Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2025 baru saja digelar OJK Selasa (11/25).(Foto:Ist).

Jakarta, Infosulut.id – Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2025 baru saja digelar OJK Selasa (11/25).

PTIJK 2025 bertemakan “Penguatan Sektor Jasa Keuangan yang Stabil dan Inklusif untuk Mendukung Program Prioritas Nasional.”

Pada acara tersebut, OJK juga meluncurkan Indonesia
Anti-Scam Centre (IASC) dan Peluncuran Sistem Informasi Pelaku di Sektor Jasa Keuangan (SIPELAKU).

​​Otoritas Jasa Keuangan juga telah menerbitkan Buku Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2025​​ dengan tema “​Penguatan Sektor Jasa Keuangan yang Stabil dan Inklusif untuk Mendukung Program Prioritas Nasional”.

OJK terus berupaya memperkuat s​tabilitas sektor jasa keuangan guna mendukung program prioritas pemerintah dalam rangka mendorong pertumbuhan e​konomi nasional.

OJK juga menyatakan optimistis kinerja sektor jasa keuangan di 2025 akan tetap positif sejalan dengan tantangan dan peluang yang dihadapi serta kebijakan-kebijakan yang akan diambil.

“Kami optimistis kinerja sektor jasa keuangan di tahun 2025 akan berlanjut,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2025 yang digelar di Jakarta dan dihadiri ratusan pelaku industri jasa keuangan, serta sejumlah pimpinan kementerian/lembaga.

Dalam PTIJK itu, selain menyampaikan laporan pelaksanaan tugas pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan, OJK juga meluncurkan Indonesia Anti Scam Center (Pusat Penanganan Penipuan Transaksi Keuangan) dan Sistem Informasi Pelaku di Sektor Keuangan (Sipelaku) sebagai upaya OJK untuk melindungi masyarakat dan terus memperkuat integritas sektor jasa keuangan.

Mahendra dalam kesempatan itu menjelaskan empat kebijakan prioritas OJK di 2025 untuk menjaga sektor jasa keuangan (SJK) agar tetap resilient sehingga mampu memberikan daya ungkit yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi.

Optimalisasi kontribusi SJK dalam mendukung pencapaian target program prioritas Pemerintah. OJK mengarahkan IJK mengambil peran mendorong pertumbuhan antara lain melalui perluasan pembiayaan bagi program prioritas nasional yang juga menjadi bagian dari strategi bisnis IJK.