Manado, Infosulut.id –
Kegiatan Program Ngopi Bareng JIPS (Jurnalis Independen Pemprov Sulut) sukses dilaksanakan pada Jumat, (19/06/2026) di Gedung Musium Provinsi Sulawesi Utara.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Kepala Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara, dr. Kartika Devi Tanos, MARS, dan Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Yorry Rommy Lesawengan, M.Tr.AP.
Kepala Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulawesi Utara, dr. Kartika Devi Tanos, MARS, mengatakan,
untuk majukan pariwisata disini maka perlu dukungan semua pihak termasuk fasilitas penunjangnya seperti akses jalan masuk, transportasi, UMKM dan pagelaran budaya dilokasi wisata.
“Tahun ini revitalisasi pariwisata akan dilakukan Pemprov Sulut dan Konektiviti laut, darat dan laut terus dilakukan,”katanya.
Lanjut Kadis, pada tahun 2026 ada 120 persen peningkatan pariwisata hingga bulan April ini dan dominasi dari Wisatawan manca negara sesuai data dari BPS Sulut.
“Kami akan bekerjasama dengan hotel membuat promosi diskon harga kamar agar ketertarikan wisatawan meningkat dan destinasi wisata juga harus ada diskon,”ujarnya.
Dia juga tidak pungkiri ada penurunan wisatawan seperti dari Korea biasanya 1 minggu sekali pada bulan April ada 7 kali penerbangan sekarang tinggal kali dan ini semua karena faktor ekonomi mempengaruhi penurunan karena tiket pesawat naik dan solusinya harus ada diskon fasilitas hotel dan destinasi wisata.
“Kami juga akan buka destinasi yang baru sehingga banyak tempat destinasi akan ada disini dan Kami akan buka solusi apa yang menjadi kemauan wisatawan untuk mendukung peningkatan pariwisata,”kata dia.
Lanjut dia kedepan akan coba siapkan semuanya bersama pemda dan Pemkot dan saat ini di Sulut ada 127 desa wisata dan Ada 4 desa wisata sudah mandiri,”jesnya.
“Desa wisata ini akan kami promosikan berdasarkan rekomendasi dari kabupaten kota agar desa wisata yang dikunjungi sudah siap dan ada atraksi kebudayaan akan ditampilkan di desa wisata tersebut,”tutupnya.
Sementara itu melalui Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Yorry Rommy Lesawengan, M.Tr.AP, menyampaikan, akan terus memperkuat pariwisata di sulut melalui kebudayaan dengan adanya musium yang sudah direhabilitasi dan ditingkatkan fasilitasnya lebih moderen agar menjadi salah satu destinasi tujuan wisatawan.
“Kami harap musium menjadi destinasi utama dalam kunjungan wisatawan ke Sulut dan Musium telah di tata baik dengan fasilitas yang lengkap dengan berbagai koleksi dibantu dengan digitalisasi bisa diakses datanya juga melalui scand barcode,”katanya.
Lanjut dia, ada juga film tempat teater disiapkan agar wisatawan bisa nonton sejarah dan budaya disini dan
Ketika dibuka 20 mey 2026 kunjungan masyarakat kesini sudah mencapai 4.339 oang baik dari siswa, mahasiswa, masyarakat umum yang datang berkunjung disini.
“Musium ini sudah banyak dinikmati masyarakat dan kedepan akan ditampilkan UMKM dan tarian budaya juga,”kqta dia.
Dia pun memaparkan soal komunitas pariwisata baik hotel dan restoran untuk tour kesini minimal sebelum wisatawan datang mereka sudah diundang duluan dan Perda serta Pergub masih menunggu penetapan soal retribusinya.
“Kemajuan kebudayaan sulut ketika YSK pimpin banyak dilakukan tahun ini yakni revitalisasi taman budaya dan sudah ada juga bantuan 1000 alat kolintang ke sangar budaya dan
Pemprov juga sudah ada perda terkait kemajuan kebudayaan dan dari 15 kabupaten kota baru dua yang ada perda yakni tomohon dan sangihe maka kami mendorang yang belum ada harus ada perda itu di daerahnya,”ungkap dia.(Kifli).
Ngopi Bareng JIPS, Ini Upaya Peningkatan Pariwisata dan Lestarikan Budaya Sulut Melalui Dinas Terkait
