Serap Aspirasi Warga Manado, Louis Carl Schramm Perjuangkan Perbaikan Infrastruktur hingga Layanan RS ODSK

oleh -175 Dilihat
oleh

( Visual Foto : Masyarakat Yang Hadir Dalam Reses Anggota DPRD Sulut Louis Carl Shcramm )

Manado, Infosulut.idAnggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari Fraksi Gerindra, Louis Carl Schramm, turun langsung menemui konstituen dalam agenda Reses I Masa Persidangan II Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Tuminting dan Malalayang pada Sabtu (28/3/2026) ini menjadi ajang bagi warga untuk mengadukan berbagai persoalan, mulai dari akses jalan hingga layanan kesehatan.

Dalam dialog terbuka tersebut, Louis mencatat sejumlah poin krusial yang menjadi keluhan utama masyarakat di dua wilayah tersebut.

Di wilayah Kecamatan Tuminting, warga mengeluhkan kondisi infrastruktur yang dinilai menghambat aktivitas sosial. Salah satu yang menjadi sorotan adalah akses jalan menuju area pemakaman yang hingga kini belum memadai.

Selain infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan juga menjadi aspirasi warga. Masyarakat mendorong pengembangan koperasi sebagai pilar ekonomi, termasuk permohonan dukungan terkait penyediaan lahan untuk operasional Koperasi Merah Putih.

Berlanjut ke Kelurahan Kleak, Malalayang, Louis bertemu dengan warga dan jemaah Kaum Bapak Katolik (KBK) Paroki St. Joseph. Masalah klasik perkotaan yakni drainase menjadi keluhan utama. Saluran air di samping gereja kerap meluap dan memicu genangan saat intensitas hujan tinggi.

Menanggapi hal ini, Louis menjelaskan bahwa masalah tersebut diduga kuat akibat sisa material pembangunan rumah sakit yang menyumbat saluran.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pembersihan saluran air tersebut agar tidak lagi merugikan warga dan rumah ibadah,” tegas Louis.

Tak hanya soal fisik, sektor layanan kesehatan juga tak luput dari kritik. Warga mengeluhkan minimnya ketersediaan obat-obatan di RS ODSK, yang memaksa pasien mencari obat di luar rumah sakit.

Menutup rangkaian reses, Louis Carl Schramm menegaskan bahwa seluruh masukan masyarakat ini tidak hanya akan dicatat, tetapi menjadi prioritas dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD.

“Semua aspirasi ini akan kami rangkum secara sistematis untuk diperjuangkan dalam rapat paripurna. Kami berkomitmen mengawal agar Pemerintah Daerah segera menindaklanjuti kebutuhan riil masyarakat ini melalui kebijakan anggaran yang tepat sasaran,” pungkasnya.

(CR)