Perayaan satu tahun Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay di Graha Gubernuran Bumi Beringin pada Kamis (05/03/2026).(Foto:ist).
Manado, Infosulut.id – Momentum perayaan satu tahun kepemimpinan Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan Wakil Gubernur Dr. J. Victor Mailangkay di Graha Gubernuran Bumi Beringin pada Kamis (05/03/2026) tampak khidmat sekaligus penuh syukur.
Gubernur Yulius Selvanus pun menyadari sepenuhnya bahwa tanpa kuasa Tuhan, dirinya bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay tidak akan mampu menjalankan amanah tersebut.“Tanpa kuasa dan kasih Tuhan.
“Saya dan Pak Wagub Victor bukanlah apa-apa. Hanya karena penyertaan-Nya kami masih diberikan kesehatan, kekuatan dan hikmat sehingga dapat menjalani satu tahun perjalanan pengabdian ini,” kata Gubernur Yulius.
Ia mengingatkan bahwa dirinya bersama Victor Mailangkay dilantik Presiden pada 20 Februari 2025 di Jakarta. Namun perjalanan tugas mereka secara nyata dimulai setelah mengikuti retret di Magelang.
“Kami pada 5 Maret 2025, untuk pertama kalinya tampil di hadapan publik dan secara resmi mulai bertugas di Sulawesi Utara sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur,”jelasnya.
Sejak saat itu, kata Gubernur Yulius, komitmen hanya satu, yaitu memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sulawesi Utara.
“Melalui momen syukur ini, kita menoleh sejenak bukan untuk berbangga diri, tetapi untuk memperkuat tekad bahwa amanah besar ini harus dijalankan dengan ketulusan, transparansi, dan kerja keras,” jelas Gubernur.
Dia pun mengakui waktu satu tahun terasa berjalan sangat cepat, seolah baru kemarin dirinya bersama wakil gubernur turun langsung ke lapangan untuk mendengar aspirasi masyarakat.
“Kami sangat berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung jalannya pemerintahan, mulai dari Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga insan pers dan seluruh masyarakat Sulawesi Utara,”katanya.
Menurutnya, jabatan yang diemban merupakan amanah dari rakyat, bukan sekadar posisi formal dalam pemerintahan.
“Ini bukan soal kursi kekuasaan, tetapi tanggung jawab moral untuk digunakan sebaik-baiknya demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Gubernur Yulius juga menegaskan bahwa berbagai capaian selama satu tahun kepemimpinan bukanlah hasil kerja dirinya dan wakil gubernur semata, melainkan hasil kerja kolektif seluruh elemen di Sulawesi Utara.
Ia menilai pembangunan daerah harus berjalan saling terhubung antara satu sektor dengan sektor lainnya. Ketika ekonomi mikro bergerak, maka sektor lain ikut terdorong. Begitu pula pembangunan infrastruktur yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan itu seperti simpul yang saling terikat. Ketika satu sektor bergerak naik, sektor lainnya akan ikut terangkat,” jelasnya.(Kifli).
Penuh Makna, Perayaan Setahun Gubernur Yulius dan Wagub Victor Pimpin Sulut
