Polda Sulut Kerahkan Tim Gabungan Identifikasi 16 Korban Kebakaran Panti Werdha 

oleh -214 Dilihat
oleh

Manado,Infosulut.id – Polda Sulawesi Utara bersama Polresta Manado menurunkan tim gabungan untuk melakukan penanganan menyeluruh atas tragedi kebakaran Panti Werdha, Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, pada Minggu malam (28/12/2025).

Tim gabungan yang terdiri dari Inafis Ditreskrimum, Bidlabfor, dan Tim DVI Bid Dokkes dikerahkan untuk melakukan olah TKP dan proses identifikasi korban.

Dalam konferensi pers di RS Bhayangkara Tk III Manado, Senin siang (29/12/2025), Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan menyatakan bahwa Kapolda Sulut telah memerintahkan tim untuk melakukan identifikasi korban.

“Bapak Kapolda telah memerintahkan untuk menurunkan Tim membackup Polresta Manado, terdiri dari Inafis Ditreskrimum, Bidlabfor, dan Tim DVI Bid Dokkes untuk melakukan olah TKP dan proses identifikasi,” ujarnya.

Kebakaran tersebut menewaskan 16 orang, dengan 15 jasad dalam kondisi tidak dapat dikenali. Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr. Tasrif menjelaskan bahwa tim Dokkes langsung bergerak ke lokasi untuk melaksanakan tahapan awal identifikasi. “Kami berhasil mengevakuasi sebanyak 16 kantong jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado,” bebernya

Proses identifikasi menggunakan metode DNA karena sidik jari tidak memungkinkan. Sampel akan dikirim ke Jakarta untuk pemeriksaan laboratorium. “Kami butuh waktu. Mudah-mudahan hari ini semua sampel dapat terkumpul dan malam ini akan kami bawa ke Jakarta,” celetuk dr. Tasrif.

Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menegaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab kebakaran. “Kami dibantu Polda Sulut sementara melakukan olah TKP. Mudah-mudahan nanti akan ada hasilnya dan akan kami sampaikan kembali kepada masyarakat,” jelasnya

Polda Sulut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. “Kapolda Sulut dan jajaran menyampaikan turut berduka cita dan belasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, keikhlasan, dan ketabahan,” pungkas Kombes Pol Alamsyah P. Hasibuan.

Proses Identifikasi 

– 16 korban kebakaran telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Manado

– 15 jasad dalam kondisi tidak dapat dikenali

Proses Identifikasi 

– Proses identifikasi menggunakan metode DNA

– Sampel akan dikirim ke Jakarta untuk pemeriksaan laboratorium

– Pihak kepolisian masih melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab kebakaran

– Hasil olah TKP akan disampaikan kepada masyarakat setelah selesai.*CR