Jelang Nataru 2025, BI Sulut Siapkan Uang Layak Edar Sebesar Rp14,5 Miliar

oleh -40 views
oleh

Manado, Infosulut.id – Melalui pelaksanaan program Semarak Rupiah Natal dan Tahun Baru atau SERUNAI 2025, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara menyediakan uang Rupiah bagi masyarakat selama momentum Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN), khususnya menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

BI Sulut menyiapkan total uang layak edar sebesar Rp14,5 miliar, yang akan didistribusikan melalui layanan kas keliling, titik penukaran di pusat keramaian, dan kerja sama dengan perbankan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara Joko Supratikto dalam acara Sinergi dan Jalin Kolaborasi bersama Media (SENJA), Kamis (4/12/2025).

“Program SERUNAI 2025 akan mulai diluncurkan pada 14 Desember 2025. Dimana ini sebagai langkah penting untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan uang tunai masyarakat di akhir tahun,”katanya.

Joko menjelaskan, permintaan uang Rupiah diperkirakan meningkat signifikan pada periode libur Natal dan Tahun Baru.

“Ketersediaan uang pecahan kecil maupun besar akan dipastikan mencukupi, baik untuk kebutuhan transaksi, hadiah, maupun tradisi berbagi yang biasa dilakukan masyarakat Sulut,” kata dia.

Sebelumnya, pada periode Idulfitri 2025, BI Sulut sukses menyelenggarakan program SERAMBI dan mampu melayani penukaran uang melalui kas keliling dengan nilai mencapai Rp12,25 miliar. Keberhasilan itu menjadi pijakan untuk memperluas jangkauan layanan pada SERUNAI 2025.

Joko juga menjelaskan pentingnya sinergi dengan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.

“Tantangan penyediaan uang layak edar di masa libur panjang membutuhkan kolaborasi lintas pihak, termasuk jaringan perbankan,” ungkapnya.

Dia pun berharap agar masyarakat memanfaatkan layanan penukaran resmi dan tidak tergiur dengan praktik money changer tidak berizin atau penukaran uang dengan tarif tidak wajar.

“Dengan peluncuran SERUNAI 2025, kami Bank Indonesia optimistis kebutuhan uang Rupiah selama Natal dan Tahun Baru dapat terpenuhi secara aman, lancar, dan memadai, sekaligus menjaga kenyamanan transaksi bagi masyarakat,”tutupnya.