”Taputar Putar di Kolintang” Henry Walukou Keluarkan Unek-Uneknya Dalam Rapat Banggar

oleh -32 Dilihat
oleh

Manado,Infosulut.id – Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) melanjutkan pembahasan Ranperda tentang Perubahan APBD.P Prov Sulut Tahun Anggaran 2025.

Dalam rapat tersebut tampil Anggota Banggar yang mengeluarkan unek-uneknya dalam rapat tersebut, dalam KUA PPAS ia menilai bahwa hal itu menjadi pembelajaran. ”Termasuk saya yang sedikit lalai dalam KUA PPAS, entah ya mungkin nasi so jadi bubur”ungkap Walukou, Selasa (26/08/2025) Ruang Rapat DPRD Sulut.

Lanjut Walukou, jika berbicara evaluasi tentang Museum ia memandang ke belakang pada tahun 2024, berapa banyak masyarakat yang menginginkan Museum, dan berapa banyak kunjungan yang terjadi di Museum.

”Berapa banyak manfaat yang kita dapatkan, jika kita mengeluarkan sekitar 18 Milliar, artinya jika kita berbicara anggaran harus sesuai, apa impact, dan outputnya untuk masyarakat, ditengah jeritan masyarakat 8 desa yang sampai hari ini belum menikmati listrik,”beber Walukou

Tak sampai disitu, ia kembali mengatakan ada juga masyarakat yang mengeluhkan persoalan jalan berulang hingga sarana prasarana yang kurang memadai.

”Ini menjadi pukulan telak sebenarnya, termasuk saya ikut bertanggung jawab lalai dalam KUA-PPAS, saya pikir kita Carikan solusi, regulasi yang bisa dijadikan peluang untuk perubahan, ini mungkin bisa dioptimalkan, kurang ada taputar putar dikolintang, orang mungkin biar jago main kolintang tapi kalo so nda makang nasi, pasti dorang teriak,”celetuk Anggota Banggar tersebut.

Ia menuturkan, setidaknya apa yang dianggarkan harus berbicara mengenai skala prioritas,”Ini masih pembahasan, apa yang dibutukan masyarakat harus kita perjuangkan untuk saat ini, terus terang Torang so salah mumasa sejak awal, mar daripada salah terus lebe bae beking butul, ini unek-unek, sekaligus masukkan dan mungkin bisa menjadi pertimbangan,”jelasnya

(Candle)