Raih Suara Terbanyak, Susanto Saada Siap Mengabdi Menjadi Ketua Sabuk Hitam Lemkari Sulut

oleh -86 Dilihat
oleh

Manado, Infosulut.id – Sabuk Hitam Lemkari Sulawesi Utara gelar pemilihan Ketua secara demokrasi. Pada pemilihan tersebut akhirnya terpilih tiga calon suara terbanyak dan Susanto Saada dapatkan suara terbanyak secara demokrasi lewat voting pada (12/07/2025).

Susanto Saada raup suara terbanyak dan berpeluang terpilih sebagai Ketua Sabuk Hitam Lemkari Sulut Masa Bakti 2025-2029 setelah memenangkan pemilihan dengan perolehan suara terbanyak yaitu 28 suara mengungguli 5 calon yang lainnya.

Dimana menyusul suara kedua terbanyak Ronald Antonius Soeparman meraih 16 Suara, ketiga terbanyak Jimmy Ruflas Pontoh meraih 15 suara dan keempat terbanyak Markus Yusuf Linelejan meraih 10 suara serta kelima dan keenam masing – masing meraih 2 suara yakni Drs Denny Jeffry Pedah dan Fransiskus Jefry Montolalu.

Pemilihan secara demokrasi ini baru pertama kali sepanjang sejarah karate lemkari di Sulut.

Melalui panitia pelaksana, Jimy Mambu dalam pemilihan terpilih tiga suara terbanyak dan mereka diusulkan ke Ketua Lemkari Sulut, Kombes Pol. Denny Situmorang untuk ditentukan sebagai ketua nanti.

“Yang suara terbanyak belum tentu dipilih jadi Ketua dan itu akan ditentukan oleh Ketua Lemkari Sulut,”kata Mambu.

Sementara itu melalui Susanto Saada  mengatakan, sebagai suara terbanyak yang dipilih secara demokrasi lewat voting tentunya sangat berterima kasih atas kepercayaan dan dukungannya.

“Saya mengapresiasi kepada penyelenggara dan tak lupa pula ucapan terima kasih kepada rekan yang telah memilih, memberi kepercayaan ini dan terima kasih juga pada rekan-rekan yang tidak memilih saya karena inilah demokrasi dimana berdeda itu biasa,”katanya.

Dirinya pun tak menyangka bisa meraup suara terbanyak padahal paling junior dari ke 5 calon yang ada dan dia pun meminta bimbingan dari para senior karate lemkari Sulut.

“Mari kita bergandengan tangan bersama-sama membangun karate lemkari Sulut agar lebih maju kedepan,”harapnya.(Kifli).