Walikota Manado Didatangi Pantarlih Didampingi Ketua KPU Manado

oleh -6 views

Petugas Pantarlih datangi kediaman Walikota Manado Andrei Angouw di Kelurahan Lawangirung Kecamatan Wenang Kota Manado, Rabu (10/0724 bersama Ketua KPU Manado Ferley Kaparang dan Ketua Bawaslu Brilian Maengko.(Foto:Ist).

Manado, Infosulut.id – Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih) didampingi Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, Ferley Kaparang datangi kediaman Walikota Manado Andrei Angouw untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) pada Rabu (10/07/2024).

Walikota Manado Andrei Angouw saat diwawancarai mengatakan, kunjungan ini sangat penting karena bertujuan untuk mencocokkan dan meneliti kembali data pemilih yang nantinya berpartisipasi di Pilkada 2024 pada 27 November mendatang.

“Kami tinggal di rumah ini ada dua Kartu Keluarga, satu KK ibu saya dan di KK saya ada 5 orang  jadi  semua sudah lengkap ada 6 orang yang di coklit,” kata Wali Kota Manado Andrei Angouw.

Walikota pun mengajak masyarakat Kota Manado untuk ikut berpatisipasi dan berperan aktif dalam meyukseskan Pilkada 2024 melalui pemuktahiran data pemilih.

“Saya imbau masyarakat harus pro-aktif mengecek dan Jangan sampai nanti begitu muncul di daftar tidak ada namanya baru bicara,” kata dia.

“Ya sesuai prosedur untuk mengklarifikasi secara sendiri tentang anggota keluarga yang sudah bisa memilih. Terutama pemilih baru, itu yang mesti diupdate. Bantu KPU, bantu Bawaslu untuk memverifikasi anggota keluarga kita,” pintah Angouw.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Andrei Angouw mengucapkan terima kasih kepada KPU dan juga Bawaslu karena bekerja dengan maksimal di dalam menyukseskan Pilkada Serentak 2024.

“Mari ke TPS, tetapkan pilihan kita. Pilihan kita lima detik akan menentukan nasib kita lima tahun ke depan. Jangan Golput,” tutup Angouw.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado Ferley Kaparang mengatakan, saat ini KPU sedang melakukan penyesuaian pada data Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) dan data yang ada di aplikasi. Mengingat data di KPU Provinsi (Sulut) yang sudah masuk dalam 99,99%.

Lanjut dia, untuk sisa 0,1 persen warga yang belum dicoklit, mungkin dianggap tidak memenuhi syarat (MS), apabila tidak dikunjungi oleh petugas Pantarlih.

“Nanti ada temuan nanti dari Bawaslu,” kata Ferley.

Sementara Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Manado Bryliant Maengko mengapresiasi jajaran KPU yang telah melaksanakan tahapan seleksi hingga 99%. Namun jajarannya masih terus mengawasi dan melakukan uji petik.

“Jadi, kami melakukan uji petik, yang benar-benar tepat ketika datang ke rumah-rumah, keluarga yang ada, apakah mereka melakukan koklit atau tidak. Itu sementara, kami menguji petik dan nanti hasilnya mungkin akan kami sampaikan,” tandasnya.(Kifli).