Kuatkan Ekonomi Digital, BI Sulut Mencatat 8.396 Transaksi Saat Paskah Nasional di Manado

oleh -68 Dilihat
oleh

Masyarakat Antusias Antri program “Scan QRIS Rp26”, di mana transaksi minimal Rp26 berikan voucher belanja UMKM Rp20.000 pada Rabu (8/4/2026).(Foto:ist).

Manado, Infosulut.id – Program “Scan QRIS Rp26”, di mana transaksi minimal Rp26 berikan voucher belanja UMKM Rp20.000 oleh
Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara (BI Sulut) saat pelaksanaan Paskah Nasional 2026 di Manado, Sulawesi Utara pada Rabu (8/4/2026).

Dimana BI Sulut mencatat 8.396 transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) selama Paskah Nasional 2026 di kawasan Pohon Kasih, Megamas, Manado.

Angka ini diraih hanya dalam satu hari, menandakan akselerasi adopsi pembayaran digital di kalangan masyarakat Sulut.

Perayaan yang memadati puluhan ribu jemaat ini tak hanya momentum spiritual, tapi juga katalisator aktivitas ekonomi.

Hadir tokoh nasional seperti Utusan Khusus Presiden Hashim Djojohadikusumo, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, dan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, acara ini menggerakkan ekosistem keuangan inklusif.

BI Sulut menggandeng 15 UMKM binaan untuk memamerkan produk kuliner dan kreatif, sejalan dengan agenda pertumbuhan ekonomi lokal via kanal digital.

Sorotan utama jatuh pada program “Scan QRIS Rp26”, di mana transaksi minimal Rp26 berikan voucher belanja UMKM Rp20.000. Inovasi ini terbukti efektif dorong shift dari tunai ke non-tunai, sekaligus tingkatkan penjualan pelaku usaha kecil.

“Program ini inklusif dan mudah diakses semua lapisan. Sebanyak 8.396 transaksi hari itu bukti digitalisasi kian diterima luas,” kata Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah (SP PUR) BI Sulut, Ircham Andrianto Taufick.

Momentum Paskah ini jadi strategi BI Sulut perluas QRIS, kuatkan ekonomi digital Sulut, dan pacu inklusi keuangan serta pemberdayaan UMKM—fondasi ketahanan ekonomi daerah pasca-pandemi.(Kifli).