Wamenkes Dorong Percepatan Fakultas Kedokteran Unika De La Salle Manado guna Atasi Ketimpangan Nakes

oleh -183 Dilihat
oleh

( Info Foto : Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), saat memberikan sambutan di Unika De La Salle Manado )

Manado, Infosulut.idWakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), melakukan kunjungan kerja strategis ke Universitas Katolik (Unika) De La Salle Manado, Selasa (7/4/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi pemerintah dengan perguruan tinggi dalam mempercepat pendirian Fakultas Kedokteran (FK) di kawasan Indonesia Timur.

Momentum ini terasa spesial karena bertepatan dengan perayaan Pesta St. John Baptist de La Salle, pelindung pendidikan Lasallian di seluruh dunia. Kehadiran Wamenkes dipandang sebagai bentuk pendampingan nyata pemerintah bagi Unika De La Salle yang tengah mempersiapkan pembukaan FK.

Dalam arahannya, dr. Benjamin menekankan bahwa penyebaran tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia masih mengalami ketimpangan yang signifikan. Ia menyoroti fakta bahwa saat ini Sulawesi Utara hanya memiliki satu Fakultas Kedokteran.

“Kehadiran Fakultas Kedokteran di Universitas Katolik De La Salle Manado diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dokter, sekaligus menjadi solusi atas kekurangan tenaga medis di wilayah timur Indonesia,” ujar dr. Benjamin.

Lebih lanjut, Wamenkes berpesan agar institusi pendidikan tinggi tidak hanya fokus pada aspek administratif dan gelar semata. Ia berharap dokter-dokter lulusan De La Salle memiliki keterampilan klinis yang mumpuni serta komitmen tulus untuk melayani masyarakat.

Rektor Unika De La Salle Manado, Dr. Gregorius Hertantwo Dwi Wibowo, S.S., M.Th., menyambut hangat dukungan pusat. Pihak universitas telah menerima surat rekomendasi pendirian FK dan berkomitmen mengikuti arahan kementerian dalam mencetak dokter yang siap ditempatkan di wilayah terpencil.

“Kami mengusung visi pendidikan medis yang holistik dan manusiawi. Salah satu fokus kami adalah menyiapkan tenaga medis yang ahli dalam menangani persoalan kesehatan masyarakat tropis, seperti tuberkulosis (TBC),” tegas Dr. Gregorius.

Saat ini, Unika De La Salle tengah melakukan langkah-langkah konkret melalui kolaborasi dengan sejumlah universitas dan rumah sakit mitra. Langkah ini diambil untuk memastikan fakultas baru tersebut mampu mencetak tenaga medis yang menjunjung tinggi nilai-nilai:

  1. ) Religio (Iman)
  2. ) Mores (Moral)
  3. ) Cultura (Budaya)

Kunjungan ini resmi memperkuat posisi Unika De La Salle Manado sebagai salah satu pilar pendidikan di Sulawesi Utara yang siap memberikan kontribusi nyata bagi kesehatan masyarakat yang berkeadilan.

(CR)