Antisipasi Cuaca Ekstrem Selama Mudik Lebaran, PJN I Sulut Siapkan 18 Alat Berat dan 5 Posko di Titik Rawan Longsor

oleh -96 Dilihat
oleh

( Visual Foto : Kepala Satker PJN Wilayah I Sulawesi Utara, Ringgo Radetyo dan jajaran saat di wawancarai )

Tomohon, Infosulut.id – Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) memastikan kesiapan jalur mudik Lebaran 2026 dalam kondisi mantap. Sebanyak lima posko siaga telah didirikan di titik-titik strategis untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas masyarakat.

Kepala Satker PJN Wilayah I Sulawesi Utara, Ringgo Radetyo, mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama pengamanan jalur mudik berada di ruas jalan Manado-Tomohon (PPK 1.1). Wilayah ini menjadi atensi khusus mengingat karakteristik geografisnya yang rawan terjadi bencana alam. Minggu (15/3/2026)

“Kami menempatkan posko di lokasi yang memiliki potensi kerawanan tinggi, seperti longsor dan pohon tumbang, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem seperti saat ini,” ujar Ringgo

Untuk mengantisipasi gangguan di jalur mudik seperti cuaca ekstrem, PJN Wilayah I menyiagakan sedikitnya 57 personel yang terbagi dalam tim reaksi cepat. Personel ini akan berjaga selama 24 jam penuh mulai dari H-7 hingga H+7 Idulfitri 1447 H.

Selain kesiapan sumber daya manusia, dukungan alat berat juga menjadi prioritas. Sebanyak 18 unit peralatan, mulai dari loader, mini excavator, hingga dump truck, telah disebar di titik-titik rawan untuk mempercepat penanganan jika terjadi kendala di lapangan.

Terkait aspek kenyamanan berkendara, Ringgo menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan pemeliharaan rutin berupa penambalan lubang (patching) di sepanjang 638 kilometer jalan nasional yang berada di bawah kewenangan Satker PJN I.

“Hingga saat ini, kami telah menangani lebih dari 400 lubang jalan. Kami memastikan fungsionalitas jalan tetap terjaga, meskipun tim di lapangan harus tetap waspada terhadap munculnya lubang-lubang baru akibat tingginya curah hujan,” tambahnya.

Pihak PJN Wilayah I Sulut juga mengimbau kepada para calon pemudik agar tetap berhati-hati dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Mengingat volume kendaraan yang diprediksi meningkat, ketertiban di jalan menjadi kunci utama keselamatan bersama.

(CR)