Bupati Boltim Kecam Keras Penghambatan Petugas Damkar Kotamobagu

oleh -49 Dilihat
erwakilan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur menyampaikan permohonan maaf resmi kepada personel Damkar Kota Kotamobagu atas insiden penghambatan tugas di Modayag. (Ffoto: Istimewa)

Kotamobagu, infosulut.id – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, mengecam keras aksi penghambatan dan kekerasan terhadap personel Damkar Kota Kotamobagu.

Insiden ini terjadi saat petugas memadamkan kebakaran di Kecamatan Modayag, Jumat (2/1/2026).

Meski menghadapi situasi tidak aman, personel Damkar Kotamobagu tetap bertahan di lokasi. Mereka mendapat kabar bahwa masih ada korban yang perlu diselamatkan.

Bupati Manoppo menegaskan bahwa intimidasi terhadap petugas kemanusiaan tidak dapat diterima.

“Tidak boleh ada intimidasi apapun terhadap petugas yang mempertaruhkan keselamatannya untuk menyelamatkan warga. Oleh karena itu, ini harus menjadi kesadaran bersama,” tegasnya pada Rabu (7/1/2026).

Sebagai tindak lanjut, Bupati menugaskan Camat Modayag, Reinnold Rakinaung, bersama pemerintah desa untuk menemui jajaran Damkar Kotamobagu.

Dalam pertemuan itu, mereka menyampaikan permohonan maaf resmi dan mendengarkan kronologi langsung.

Menurut keterangan, sebagian warga menyambut kedatangan personel Damkar dengan cacian dan teriakan. Kemudian, situasi memanas ketika beberapa warga merebut nosel selang pemadam.

Bahkan, mereka melempari petugas dan kendaraan dinas.

Namun, tim Damkar berusaha menenangkan massa dan melanjutkan upaya pemadaman.

Camat Modayag menyampaikan permohonan maaf atas nama pemerintah daerah dan masyarakat.

Selain itu, ia berkomitmen mengidentifikasi oknum terlibat untuk diberikan pembinaan. Hal ini agar kejadian serupa tidak terulang.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kotamobagu, Sahaya Mokoginta, menyambut baik langkah permintaan maaf dan ketegasan Bupati Boltim.

“Ini membangkitkan semangat pengabdian personel kami. Selanjutnya, Kita saling memaafkan dan menyelesaikan ini secara kekeluargaan,” ujarnya. (adhe)