Tidak Ada Pemerataan ! Louis Carl Shramm : Komisi IV DPRD Sulut Tolak Penganggaran 1,5 Miliar Untuk Kolintang di Dinas Kebudayaan Sulut

oleh -11 Dilihat
oleh

Manado,Infosulut.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan dinas kebudayaan Sulawesi Utara

Sebelumnya Seluruh Pimpinan dan Anggota Komisi IV mendengarkan langsung pemaparan dari kadis Kebudayaan Jani Niklas Lukas yang membeberkan anggaran Kolintang sebesar 1,5 Miliar. Jumat (22/08/2025) Ruang Rapat Komisi IV

”Untuk kolintang sudah teranggarkan 1,5 M kalo digabung dengan dana awal jadi 1,7m, penyebaran distribusi kebanyakan dimanado dan Minahasa dan rencana akan diserahkan kepada kecamatan dan kewenangan dari kepala kecamatan untuk diserahkan kemana, ”cetus kadis Jani Lukas

Tambah kadis Lukas, bahwa ini sudah sesuai dengan arahan dari kementrian supaya pemerintah daerah memperhatikan bahwa Kolintang adalah warisan budaya dunia.

“Bukan dinas tidak mau mencoba untuk alat musik lain, tapi ini sesuai arahan kementrian, juga program ini adalah untuk menunjang musik Kolintang asli dari daerah Sulawesi Utara,”beber Niklas

Mendengar Apa yang disampaikan oleh Kadis Kebudayaan Sulawesi Utara, Wakil Ketua Komisi IV Louis Carl Shramm Mengatakan Bahwa anggaran 1,5 Miliar seharunya bisa lebih bijak digunakan oleh Dinas Kebudayaan.

”Bahwa Anggaran ini harus ada unsur keadilan sosial, bagaimana keadilan sosial jika hanya Kolintang, anggaran Kolintang bukan hanya untuk perubahan, kita sepakati 1,5 untuk Kolintang, tapi kedepan jangan hanya Kolintang, bagaimana mau dikembangkan jika hanya Kolintang,”celetuk Wakil Ketua Komisi IV tersebut

Sebab katanya dinas harus melihat masyarakat jangan hanya dari etnis Minahasa saja.

”Ada Nusa Utara, Bantik, dan lain sebagainya, jadi banyak sekali yang harus dialokasikan, supaya bisa didistribusikan ke yang lain . Dan komisi IV tidak sepakat anggaran Kolintang sebesar 1,5 Miliar, sebab harus ada pemerataan,”pungkas Louis Carl Shramm

(Candle)