Respon Cepat, Amir Liputo Minta Copot Direktur RSUD Yang Tak Mau Layani Masyarakat Miskin Terhalang BPJS

oleh -70 Dilihat
oleh

Manado,Infosulut.id – DPRD Sulut melanjutkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2024, ketua pansus Amir Liputo minta kadis dan direktur dicopot dari jabatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan hingga Direktur UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Rumah Sakit (RS) di Sulut, baik itu RS Manembo-Nembo Bitung, ODSK, Ratumbuysang, Noongan Langowan, RS Mata Manado, Laboratorium dan Badan Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) menyampaikan laporan target pendapatan asli daerah (PAD) 2024 dihadapan anggota pansus.

Setelah mendengar pelaporan terkait target dan capaian yang dapat direalisasikan, Sekretaris Pansus Nick Adicipta Lomban angkat bicara.

“Di sini telah disampaikan laporan kinerja dan juga capaian PAD, tapi bagi kami Pansus mengharapkan hal utama, adalah bagaimana pelayanan kesehatan diutamakan, baru kemudian lainnya mengikuti. Sangat baik juga, ketika pelayanan top level sekaligus PAD-nya, itu cukup baik,”cetus ketua Fraksi Nasdem itu, Selasa (22/04/2025) ruang paripurna.

Akan tetapi menurutnya agar diutamakan pelayanan kepada masyarakat. Karena Sebagai wakil rakyat ia hanya mau mengingatkan kepada seluruh petugas yang ada agar disampingkan dahulu syarat-syaratnya, apalagi jika dalam keadaan gawat harus segera ditangani, baru prosesnya jalan seperti semestinya.

Sementara itu ditempat yang sama Ketua Pansus LKPJ Gubernur 2024, Amir Liputo mengingatkan terkait apa yang telah disampaikan oleh Gubernur Sulut .

“Saya juga wakil rakyat harus menyampaikan beberapa hal. Dari Dinas hingga UPTD yang ada, semua mengeluhkan kekurangan anggaran, namun hanya mengingatkan dalam beberapa kali percakapan Gubernur telah menyampaikan semestinya RS tidak dijadikan pengumpul PAD.”jelas Amir Liputo

Sahut Amir, agar RS menjadi garda terdepan untuk pelayanan. Dan jangan sampai terdengar ada RS yang hanya karena pasien tidak ada BPJS, pasien orang miskin belum mau dilayani, di mana harus bayar dahulu baru dilayani. Kalau seperti itu Pansus akan merekomendasikan langsung dicopot Dinas dan Direkturnya. Tidak ada yang mau juga ke RS, ketika mereka datang berarti itu kritis. Ia memohon agar di layani dulu.

RS Prof Kandou sekarang punya tagihan hutang terhadap masyarakat Kota Manado puluhan miliar, pasien-pasien pulang tak mampu membayarnya, itulah konsekuensi negara.

“Untuk RS daerah ketika kami mendapatkan laporan dari UGD, belum bisa dilayani karena musti mendaftar dulu, musti panjar dulu karena tidak ada BPJS, jika itu terjadi kami rekomendasikan di Pansus untuk dicopot”jelas Amir Liputo

Setelah mendengar apa yang disampaikan oleh Sekretaris Pansus dan Ketua Pansus, Kadis Kesehatan Provinsi Sulut, dr Rima F. Lolong, M.Kes bersama direktur setiap UPTD menjawab siap.

Penulis : Candle Rogaga