Masyarakat Menolak, Proyek Sungai Bailang dan Mahawu Belum Juga Dilanjutkan

oleh -13 Dilihat
oleh

Manado, Infosulut.id – Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, I Komang Suganda menyampaikan terkait kendala di lapangan guna merehab sungai bailang Mahawu, kantor balai sungai Sulawesi I, Rabu (01/11/2023).

“Sungai bailang Mahawu itukan terjadi bencana, dengan bencana itu keluarlah surat
bencana dari Walikota, makanya kita usulkan kegiatan tanggap bencana, kami bersama Pemkot Kota mencoba melakukan pembongkaran lahan yang ada di sungai serta merehabnya,” kata I Komang Suganda.

Lanjut Komang, ada beberapa lahan yang sudah di bongkar, tetapi kenapa tidak di lanjutkan, dikarenakan masyarakat tidak mengijinkan. Masyarakat mempertanyakan terkait lahan mereka di bongkar .

“Kemarin kami sudah rapatkan dengan anggota DPRD dan sudah kami sampaikan terkait kendala yang ada di lapangan, pada pertemuan tersebut ada lurah, camat, hingga kepala lingkungannya, perihal pada titik lahan yang sudah di bongkar, kenapa belum dilanjutkan, dikarenakan sudah ada kesepakatan bahwah lebarnya adalah 12 meter, dan membutuhkan pembebasan lahan, namun belum juga ada ijin dari masyarakat,” jelas I Komang Suganda.

kembali I Komang Suganda mengatakan bahwasanya, perihal lahan masyarakat yang sudah di bongkar, sudah mendapatkan rumah di pandu.

“Karena sudah mendapat rumah di pandu, artinya urusan bersama dengan pemerintah kota sudah selesai, dan sudah tidak boleh menempati rumah yang ada di pinggir sungai tersebut. Sebenarnya tanggap bencana sudah selesai, tetapi walaupun sudah lewat tim Kami tetap siap, Namun kondisi yang terjadi di lapangan, lahannya tidak siap dan masyarakatnya menolak,” ujar dia

I komang menerangkan tentang Kesepakatan bersama DPR, supaya lurah dan kepala lingkungan melaksanakan sosialisasi terhadap masyarakat yang menolak, agar lahan tersebut bisa dikerjakan. Baik pemasangan gorong-gorong dan sebagainya.

“Lahannya sudah dibongkar tetapi masyarakat masih saja komplain, Saya sampaikan kepada anggota dewan, dan dari rapat kemarin kurang lebih 2 Minggu, hingga hari ini belum ada kesepakatan dengan masyarakat untuk pelebaran lahan yang sudah di bongkar,” tutup I Komang Suganda.

Penulis : Candle
Editor : Julkifli M