Menikmati Sehari di Manado: Dari Sarapan Tinutuan hingga Berburu Senja di Malalayang

oleh -90 Dilihat
oleh

Visual Foto Monument Tuhan Yesus Memberkati di Kota Manado. Foto Istimewa .

Manado, Infosulut.id – Kota Manado, Sulawesi Utara, menawarkan beragam pesona yang bisa dinikmati meski wisatawan hanya memiliki waktu luang satu hari. Mulai dari kekayaan kuliner pedas dan gurih, dinamika tata kota, hingga lanskap pesisir yang memanjakan mata, seluruhnya dapat dirangkum dalam rencana perjalanan (itinerary) yang padat namun berkesan.

Bagi Anda yang ingin memaksimalkan waktu lawatan di ibu kota Sulawesi Utara ini, berikut adalah lima rekomendasi aktivitas yang wajib dicoba dari pagi hingga malam hari:

1.) Mengawali Pagi di Kawasan Wakeke.

Berkunjung ke Manado belum lengkap tanpa mencicipi hidangan ikoniknya, yakni tinutuan atau bubur Manado. Sajian sarapan sehat yang kaya akan aneka sayuran ini merupakan pemanasan ideal sebelum berkeliling kota. Wisatawan dapat langsung meluncur ke kawasan Jalan Wakeke yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra kuliner tinutuan paling legendaris di Manado.

2. Berburu Kuliner Khas.

Setelah energi terisi, petualangan rasa bisa dilanjutkan. Manado adalah surga bagi para pencinta kuliner. Sepanjang hari, wisatawan dapat menyisir berbagai rumah makan untuk menjajal deretan sajian autentik seperti ikan woku, cakalang fufu, hingga kudapan seperti panada. Berpindah dari satu restoran ke restoran lain menjadi cara tersendiri untuk menyelami karakter Kota Manado.

3.) Menyapa Senja di Malalayang Beach Walk.

Menjelang sore hari, pergerakan wisata idealnya diarahkan ke kawasan pesisir. Malalayang Beach Walk kini menjadi salah satu titik favorit masyarakat dan turis. Kawasan ruang publik ini sangat cocok untuk menikmati angin laut, berjalan santai di tepi pantai, mencari jajanan lokal, sekaligus memburu pemandangan matahari terbenam (sunset).

4.) Jelajah Malam di Kawasan Boulevard.

Usai menikmati senja, kawasan Boulevard yang menjadi urat nadi perekonomian Manado siap menanti. Area ini merupakan pusat aktivitas masyarakat pada malam hari. Wisatawan dapat bersantai, mencari tempat makan malam, atau sekadar cuci mata di pusat perbelanjaan seperti Manado Town Square sebelum malam semakin larut.

5.) Melepas Lelah di Kedai Kopi.

Sebagai penutup hari, Manado memiliki kultur ngopi yang kuat dengan menjamurnya beragam coffee shop kekinian. Menghabiskan sisa malam sambil menyeruput kopi dan berbincang bersama kolega menjadi cara sempurna untuk melepas penat setelah seharian mengeksplorasi kota.

Dukungan Mobilitas.

Tingginya mobilitas untuk mengeksplorasi kelima aktivitas tersebut dalam waktu terbatas tentu membutuhkan dukungan transportasi yang efisien dan praktis. Menyikapi kebutuhan eksplorasi kota yang cepat, platform mobilitas inDrive turut ambil bagian dalam memfasilitasi kebutuhan transportasi masyarakat dan turis di Manado.

Country Manager inDrive Indonesia, Rio Aristo, mengatakan bahwa Manado memiliki potensi wisata dan aktivitas yang sangat kaya untuk dieksplorasi. Pihaknya berupaya memastikan mobilitas warga di kota ini tetap berjalan lancar.

“Melalui inDrive, kami ingin membantu masyarakat dan wisatawan menikmati perjalanan di kota ini dengan lebih praktis, sehingga mereka bisa lebih leluasa mengeksplorasi berbagai destinasi,” ujar Rio melalui keterangan tertulis yang diterima pada Senin, 21 September 2026.

Sebagai informasi, inDrive merupakan aplikasi ride-hailing global yang kini telah beroperasi di lebih dari 1.200 kota di 48 negara. Dengan model bisnis yang menawarkan transparansi harga, platform ini berupaya memberikan kemudahan transportasi bagi pengguna yang ingin mengeksplorasi sudut-sudut kota, termasuk memaksimalkan lawatan singkat di Manado.

Editor : Candle Heiner Rogaga.