Kisah Aulia, Lukis Mimpi Lewat Kanvas Kecil di Sudut Pasar Bersehati

oleh -34 Dilihat
oleh

Manado, Infosulut.id – Senyum bahagia tak pernah lepas dari wajah Aulia Abas, salah satu anak binaan Komunitas Dinding Manado, saat jemarinya mulai menggerakkan kuas di atas kanvas kecil. Bersama rekan-rekannya, Aulia antusias mengikuti kelas mewarnai yang digelar di lantai 3 Pasar Bersehati, Manado, Sabtu (14/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Dinding Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Komunitas Dinding Manado. Bagi Aulia, momen ini terasa spesial karena menjadi pengalaman pertamanya melukis menggunakan media kanvas dan cat akrilik.

“Hari ini saya sangat senang karena bisa ikut kelas melukis. Karya yang saya buat adalah rumah dengan pemandangan alam di sekitarnya,” ujar Aulia penuh semangat di sela-sela kegiatannya.

Tanpa melihat contoh, Aulia memadukan warna merah, hijau, cokelat, dan kuning berdasarkan imajinasinya sendiri. Remaja ini seolah larut dalam dunianya, menghidupkan pemandangan dari hasil kreativitas murni.

Relawan pengajar kelas melukis, Nena Trifena, menjelaskan bahwa aktivitas ini bukan sekadar mengisi waktu luang. Melukis menjadi sarana penting untuk melatih kemampuan motorik sekaligus mengasah kreativitas anak-anak sejak dini.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah mendorong anak-anak agar lebih kreatif. Setiap karya yang mereka hasilkan itu istimewa, karena dibuat dengan tangan dan imajinasi mereka sendiri,” kata Nena.

Nena menambahkan, sebagian besar anak-anak memilih tema pemandangan alam dan hewan. Sebelum mulai melukis, para relawan memberikan pengenalan dasar mengenai warna dan pola. Ia pun melihat adanya potensi besar dari minat yang ditunjukkan anak-anak tersebut.

“Banyak dari mereka yang terlihat serius dan betah saat melukis. Saya berharap ke depan mereka terus difasilitasi dengan alat dan wadah belajar agar bakatnya semakin berkembang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Dinding Fest 2026, Victor Edwin Ohoiwutun, mengapresiasi hasil karya para anak binaan. Menurutnya, kelas melukis ini memberikan ruang ekspresi yang jujur bagi mereka.

“Hasil lukisan mereka sangat luar biasa. Ini bisa menjadi bahan pertimbangan kami untuk mengikutsertakan mereka dalam berbagai perlombaan seni,” jelas Victor, yang juga merupakan mantan Ketua Dinding Manado.

Mengusung tema “Mengasah Kreativitas dan Membangun Bangsa,” kegiatan ini diharapkan tidak hanya mengajarkan teknis memadukan warna, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri. Dari kanvas kecil di sudut Pasar Bersehati, anak-anak ini diajak untuk mulai melukis mimpi-mimpi besar mereka bagi masa depan.*CR