Manado,Infosulut.id – Nasib Buruh Pekerja Bangunan Mie Gacoan diKota Manado, Tidak Seindah Viralnya Mie tersebut di Dunia Sosial Media, hal itulah yang terungkap didalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut.
RDP tersebut mencoba menghadirkan pihak CV. Revorma Kurnia sebagai mitra PT. Pesta Pora Abadi, untuk mencari jawaban atas apa yang sementara dialami para Buruh yang membangun Gedung Mie Gacoan di-Kota Manado, dimana hal mereka belum dibayarkan.
Namun sangat disayangkan, dalam rapat tersebut pihak CV Revorma Kurnia yang sudah diundang tidak menanggapi undangan RDP yang dimaksud, DPRD Sulut-pun sangat menyesalkan atas sikap tidak kooperatif tersebut.
Tampil Anggota Komisi IV Vionita kuera yang menyesalkan ketidak hadiran dari CV Revorma Kurnia yang sudah diundang untuk hadir dalam RDP tersebut ”untuk mencari solusi terkait upah buruh yang telah bekerja membangun bangunan Mie Gacoan itu,” beber Vionita Rabu, (13/08/2025) pada rapat dengar pendapat Komisi IV.
Kembali Vionita mengatakan, bahwa ketidak hadiran CV Revorma Kurnia penting untuk ditindaklanjuti, sebab mereka yang bertanggung jawab atas upah Buruh .
Menanggapi apa yang disampaikan oleh Vionita, Wakil ketua komisi IV DPRD Sulut Louis Carl Schramm pun langsung melakukan pengecekan kepada staf Komisi IV dan dipastikan bahwa, undangan telah disampaikan, bahkan dihubungi melalui panggilan dan chat What’s app pun tak digubris.
Iapun menyayangkan perihal sikap tidak kooperatif dari C.V. Revorma.“Sangat disayangkan ya?, Komisi IV telah berupaya mencoba menelusuri keberadaan kantor CV. Revorma Kurnia tersebut namun tak berhasil menemukan kantornya,”jelas Louis schramm.
Louispun meminta Dinas terkait agar melakukan pemeriksaan dan jika terbukti melanggar aturan agar segera di tindak. “Kalau ada pelanggaran, agar di tindak tegas. Kalau perlu di bekukan,” tutupnya
(Candle)
