Manado, Infosulut.id – Sekolah di Provinsi Sulawesi Utara saat ini menghadapi masalah yang serius soal kekurangan guru terutama di SMA dan SMK.
Dampaknya, siswa yang akan menjadi korban dan kualitas pendidikan tentunya akan sangatlah rendah.
Banyak juga guru honorer di Sekolah tidak ada Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PNTK) sehingga tidak bisa dibiayai dari dana BOS.
Maka melalui Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, saat menghadiri Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, SMK & SLB Se-Sulut Senin, (26/05/ 2025) mengatakan, nantinya akan dirumuskan bersama untuk menyiasati tidak akan melanggara aturan tapi bisa terpenuhi.
“Memang ada yang tidak bisa dibiaya dana BOS, maka Saya berharap ada rumusan koordinasi karena ada banyak peraturan dan nanti kita akan rumusan bersama untuk menyiasatinya,”tegas Gubernur.
Sementara itu melalui Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut, DR. Femmy Suluh, M.Si mengatakan, sekarang ini kelurangan guru ada 2.141 orang.
“Tahun 2025 ini juga akan pensiun 147 orang,” kata Kadis Suluh.(Kifli).
