Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Aidil Adha saat penyampaian siaran pers belum lama ini.(Foto:ist).
Manado, Infosulut.id – Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 3,96 persen dengan IHK sebesar 113,87 dan inflasi terendah terjadi di Kota Manado sebesar 1,44 persen dengan IHK sebesar 107,17. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Aidil Adha, di Manado, Sabtu (03/05).
“Inflasi y-on-y terjadi karena adanya peningkatan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran,”katanya.
Lanjut dia kelompok pengeluaran yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 5,74 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,55 persen; kelompok kesehatan sebesar 1,91 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,96 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,86 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,03 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8,09 persen. Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 2,96 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,95 persen; kelompok transportasi sebesar 1,41 persen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,61 persen.
“Untuk tingkat inflasi secara month to month (m-to-m) Provinsi Sulawesi Utara bulan April 2025 sebesar 1,02 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) sebesar 2,01 persen,”ungkapnya.(Kifli).
