Proses Pembangunan dua gedung Tefa jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dan Multi Media dengan anggaran Rp 150 Juta per jurusan bantuan dari Kemendukbud ri (Foto:Julkifli/Infosulut.id)
Manado, Infosulut.id – Khusus di Provinsi Sulawesi Utara, walaupun belum SMK Pusat Keunggulan, tapi SMK Negeri 2 Manado saat ini akan menuju ke Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Untuk persiapkan itu, sebelum ke BLUD, SMK N 2 Manado telah dapat bantuan teaching factory (Tefa) di dua jurusan keahlian.
Sekolah yang berada di jalan Pumorouw Teling Kota Manado ini telah menggunakan manajemen teaching factory (Tefa) menuju BLUD.
Menurut Kepala SMKN 2 Manado Robyn Koloway Selasa (15/08/2023) menyampaikan,
Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dan Multi Media yang mendapatkan bantuan program teaching factory (Tefa) menuju BLUD dan ada jurusan Teknik Mesin juga sejak Tahun 2022 lalu sudah Tefa
“Ya di Sulut kami ada 3 Sekolah yang akan menuju ke BLUD salah satunya kami di SMKN 2 Manado dan telah mengikuti Workshop Penyusunan Dokumen Administratif BLUD di Surabaya belum lama ini,”ujar Kepala SMKN 2 Manado Robyn Koloway.
Kata dia, tahap awal SMKN 2 Manado akan mempersiapkan berbagai kebutuhan menuju BLUD. Selain sumber daya manusia (SDM) dan manajemen administrasi, titik berat yang menjadi perhatian sekolah adalah infrastruktur. Nantinya, dengan infrastruktur yang mendukung menuju BLUD, proses yang dilalui diharapkan lebih mudah. “Belum ada target realisasi BLUD kapan, yang jelas kami tengah mempersiapkan diri,” jelas Robyn.
“Jadi kalau produk jasa menghasilkan jasa itu adalah tefa.Tapi kalau BLUD benar-benar produksi menghasilkan profit dan nanti dari profit ini yang harus dikelola untuk kehidupan sekolahan dari sisi budged atau finansial,” ucapnya.
Diketahui, BLUD SMK sendiri merupakan unit kerja pada satuan kerja perangkat daerah di lingkungan pemerintah daerah provinsi yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama peserta didik berupa barang/jasa tanpa mengutamakan mencari keuntungan.
Pada SMK yang sudah BLUD akan diberikan fleksibilitas dalam bentuk keleluasaan pengelolaan keuangan atau barang BLUD SMK sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Melalui BLUD SMK, diharapkan impelementasi teaching factory dan PBL benar-benar menjadi wadah simulasi industri bagi peserta didik untuk dapat mengasah kompetensinya serta melahirkan berbagai produk-produk unggulan yang layak untuk dipasarkan di masyarakat.
Penerapan BLUD di SMK dapat mendorong sekolah menjadi fleksibel dan transparan dalam pengelolaan keuangan. Selain itu, mewujudkan sekolah yang mandiri dan merdeka.
Sehingga, sekolah mampu menghasilkan lulusan yang memiliki soft skills, hard skills, dan karakter unggul, serta berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan menerapkan BLUD, dapat mendorong siswa terus berkarya. Sehingga, sekolah menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, dan dapat meningkatkan kesejahteraan guru maupun infrastruktur sekolah.(Kifli).
