Pemutakhiran Data Pemilih di Pemilu 2024, KPU Akan Turunkan Pantarlih Lakukan Coklit

oleh -52 views

Manado, Infosulut.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulut akan memulai sejumlah tahapan dalam menyukseskan pesta demokrasi di tahun 2024 mendatang.

Untuk mempersiapkan itu, salah satunya yaitu soal pemutakhiran data pemilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024.

Terkait itu, KPU Sulut menggelar gathering yang bertajuk “Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu Serentak 2024” bersama para jurnalis, Rabu (1/2/2023), di Manado.

Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan SDM KPU Sulut Amrain Razak saat membuka ketiatan itu mengatakan, mengatakan tahapan Pemilu serentak untuk tahun 2024 itu sudah berjalan.

“Ada beberapa tahapan misalnya pembentukan badan adhoc yang sudah selesai, dan tanggal 6 Februari ini akan ada pelantikan Pantarlih atau Panitia Pendaftaran Pemilih,” kata Razak di Primadona Cafe, Kota Manado.

Pantarlih nanti bakal bertugas untuk mendatangi rumah masyarakat untuk mendata terkait kesiapan pada Pemilu mendatang.

Kepala Divisi Data dan Perencanaan KPU Sulut Lanny Ointu menjelaskan lebih rinci soal tugas Pantarlih di kabupaten/kota di Indonesia.

Dia mengatakan, untuk wilayah Sulut yang terdiri dari 15 kabupaten/kota, sebelum turun ke lapangan Pantarlih akan diberikan Bimbingan Teknis atau Bimtek untuk kesiapan pengambilan data penduduk, sekaligus menyosialisasikan soal Pemilu 2024.

“Tanggal 6 nanti ketika selesai pelantikan Partarlih akan dilakukan Bimtek,” ujarnya.

Lanny mengatakan, Pantarlih akan turun dari rumah ke rumah untuk mengkoreksi lagi nama sesuai KTP yang ada.

“Kami punya aplikasi CekDPT online, hanya memasukan nama dan NIK,” sambungnya.

Dia meminta kepada masyarakat saat Pantarlih melaksanakan tugas lapangan agar jangan diusir.

“Petugas Pantarlih akan datang di rumah bapak ibu sekalian, jangan usir mereka,” katanya.

Pada 13 Februari 2023 nanti KPU Sulut akan memulai Coklit atau pencocokan dan penelitian di setiap rumah masyarakat. Mereka bakal memvalidasi kembali perihal keakuratan data masyarakat di buku yang telah disediakan sebagai sumber data.

“Apabila ada masyarakat yang belum memiliki identitas sebagai prasyarat dalam pemilihan untuk segera mungkin mengurusnya,” katanya.

Lanny kembali mengingatkan, yang belum ada KTP Elektronik segera untuk mengurusnya, jangan sampai sudah mendekati waktu pemilihan baru diurus, apalagi pemilih pemula.(Kifli).