Sulut Sukses Menjadi Tuan Rumah HAS 2022, Ini Pesan Menteri PPPA Bintang Puspayoga

oleh -49 views

Menteri PPPA Bintang Puspayoga didampingi Gubernur Olly Dondokambey saat puncak HAS 2022

Manado, Infosulut.id – Provinsi Sulawesi Utara menjadi tuan rumah pelaksanaan puncak peringatan Hari Anak Sedunia (HAS) Tahun 2022 yang digelar sejak tanggal 18 hingga 20 November 2022.

Pelaksanaan kegiatannya pun di dua kota di Sulut yakni, Manado dan Tomohon dengan melibatkan sekitar 400-an delegasi anak dari 8 negara Asean termasuk Indonesia dan dihadiri langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga.

Adapun kedatangan ratusan anak delegasi asean dan menteri itu disambut hangat penuh suka cita oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) pada pelaksanaan “Welcome Lunch” yang digelar di Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, pada Jumat (18/11/2022).

Siswa-Siswi SMAN 7 Manado memainkan kolintang saat puncak HAS 2022 di Pohon Kasih Megamas Manado

Sedangkan pada puncak HAS 2022 digelar pada Minggu (20/11/2022) yang dipusatkan di lapangan pohon kasih Megamas Manado dimulai pukul 08.30 Wita – 12.00 Wita.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya mengucapkan selamat datang serta berterima kasih dan menjadi suatu kebanggaan tersendiri atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Sulawesi Utara menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan bertaraf nasional dan internasional peringatan HAS 2022.

“Tentunya kami pemerintah Provinsi Sulut sangat mengapresiasi kegiatan ini. Peringatan Hari Anak Sedunia 2022 ini juga akan ikut mempromosikan pariwisata yang ada di Sulut,” ungkapnya.

Gubernur juga mengungkapkan ada dua alasan mengapa pemerintah pusat melalui Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memilih Sulawesi Utara sebagai tuan rumah.

“Mungkin juga dilihat di Sulut ini, salah satu destinasi pariwisata baru. Daerah ini juga jadi contoh bagi kerukunan. Mungkin ini yang ingin diperlihatkan kepada para generasi muda kita, bagaimana kita menjaga bingkai NKRI,” ucapnya, sembari menyebut HAS 2022 ini menjadi momentum bersama aksi menolak kekerasan pada anak.

Sementara itu, Menteri PPPA Bintang Puspayoga saat sambutan menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sulut dan Pemkot Manado dan Tomohon yang boleh berkolaborasi menyiapkan pelaksanaan peringatan puncak HAS 2022.

“Ini patut diapresiasi dan kami tunggu sinergi dan kolaborasi dari pemerintah Sulawesi Utara untuk memajukan, tidak hanya memberikan perlindungan pada anak, tapi juga pemberdayaan pada perempuan yang ada di daerah ini,” tukasnya.

Ia menyatakan bahwa anak-anak merupakan investasi yang paling berharga dan tidak tergantikan bagi pembangunan di sebuah daerah. “Investasi yang paling berharga bagi daerah adalah sumber daya manusia yang berkualitas, yaitu anak-anak,” akunya.

Kata Bintang, anak menjadi tongkat estafet yang nantinya membawa bangsa Indonesia tumbuh lebih kuat dan lebih berkembang. “Oleh karenanya, setiap hak yang dimiliki anak harus bisa dipenuhi oleh negara,” tuturnya.

Bintang menambahkan, puncak acara Hari Anak Sedunia 2022 yang berlangsung di Manado, dirayakan oleh seluruh anak Indonesia baik secara luring maupun daring.

“Indonesia juga kedatangan anak-anak dari 10 negara di ASEAN, dimana perwakilan dari delapan negara hadir secara luring pada hari ini,” pungkasnya.

Kata Menteri, puncak peringatan hari anak sedunia di Sulut adalah hari untuk merayakan hak-hak anak dan mari kita hargai pandangan anak dan partisipasi dalam upaya perlindungan kami bentuk wadah partisipasi anak dalam pembangunan yakni forum anak sudah terbentuk di 33 provinsi di Sulut.

” Terbentuknya ini bukan hanya menjadi hiasan tetapi harap dapat menjamin pelibatan anak dalam bermakna untuk pembangunan di indonesia. Aspirasi kalian sangat berharga bagi kami,”jelasnya.

Kata beliau, Kalianlah yang paling mengetahui apa saja yang menjadi permasalahan pada kalian dan kalian yang paling mengetahui isu anak yang harus diselesaikan dengan berbagai permasalahan.

” Pemenuhan hak dan perlindungan merupakan tanggung jawab kita bersama dan saya berharap seluruh pihak yang hadir untuk dapat berkolaborasi dan mempertimbangkan dengan mewujudkannnya,”kata dia.

Lanjutnya, Peringatan HAS 2022 menjadi sangat spesial karena keterlibatan anak menjadi pusat dua kegiatan besar
Yakni Hari Anak Sedunia dan ASEAN Cildren Forum ke- 7.

“Konsep pemetaan isu di forum anak di indonesia yakni aku lihat, aku tahu, aku akan dan aku berani beraksi,”ungkapnya.

Menteri pun menambahkan, Forum anak ini akan menjadi pelopor dan dan pelapor dan ini akan mendorong anak untuk saling menginspirasi dan berdialog.

“Hari ini juga kami lakukan launching rumah ibadah ramah anak dengan harapan pedoman pemenuhan hak anak di rumah ibadah,”kata Menteri.

Diharapkan beliau agar Pemda dan Rumah Ibadah saling berkolaborasi untuk mewujudkan menghadirkan rumah ibadah ramah anak.

” Mari kita terus mempromosikan hak – hak anak dan mendorong anak – anak baik dari negara ASEAN maupun anak di Indonesia untuk saling menginspirasi, saling berdialog dan mempraktekkan berbagai tindakan nyata yang positif untuk berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih baik,”harapnya.

Acara puncak HAS 2022 juga dihadiri Wakil Gubernur Steven O.E Kandouw, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Tamuntuan, Sekretaria TP PKK Sulut yang juga Kepala Dinas PPPA Sulut, dr Kartika Devi Tanos, Ketua DPRD Sulut Fransiscus Silangen, Plh Sekdaprov Sulut Steve Kepel, Forkopimda Sulut, Bupati dan Walikota Se-Sulut, beserta sejumlah pejabat pemda dari instansi terkait.

Atraksi seni juga diperagakan oleh para anak – anak di Sulut yakni musik kolintang, tarian dan lainnya serta ada juga pameran stand UMKM perempuan di Sulut.(Kifli).