Terus Bangkitkan Pariwisata Sulut, Dispar Sulut Gelar Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata

oleh -149 views

Manado,Infosulut.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, melalui Dinas Pariwisata Daerah (Disparda Sulut)  saat ini terus bangkit dan fokus melakukan berbagai upaya peningkatan kualitas destinasi pariwisata dan daya saing wisata daerah.

Salah satu kegiatan Bidang Destinasi Disparda Sulut menggelar Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata, bertempat di Desa Sendangan Sonder Kabupaten Minahasa, Kamis (21/4/2022).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Daerah Provinsi Sulut, Henry Kaitjily.

Henry mengakui kegiatan pelatihan ini dapat menjadi ajang yang memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat melalui Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Pemerintah Provinsi Sulut dan tentunya dengan masyarakat sebagai pelaku langsung dalam upaya memajukan sektor Pariwisata.

“Saat ini dukungan pemerintah pusat maupun daerah melalui langkah-langkah kebijakan yang di ambil patut kita apresiasi,” katanya.

Apapun kondisi saat ini kata Henry sapaan akrabnya menyebutkan proses pembangunan harus terus dilakukan termasuk salah satu diantaranya pembangunan sektor pariwisata yang sangat memerlukan dukungan baik dari pemerintah terutama masyarakat.

“Oleh karena itu, kami pemerintah juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekan yang sudah mau ikut pelatihan ini. Saya senang kawan-kawan bisa hadir dalam pelatihan pengelolaan desa wisata. Semoga kalian tetap kompak dan bersatu dalam mendorong serta menciptakan pariwisata yang hebat,” katanya.

Ia berharap kepada seluruh peserta untuk bersungguh-sungguh mengikuti Pelatihan ini sehingga diharapkan bisa berperan salam kemajuan Pariwisata di Sulut.

Lanjutnya untuk tahun ini pelatihan pengelolaan desa wisata di Kecamatan Sonder yakni desa Sendangan dan pesertanya mewakili sejumlah desa di kabupaten Minahasa meliputi desa timbukar, desa tincep, serta desa leilem.

“Acara hari ini lebih kita kepada pengenalan. Jadi, bukan hari ini kita hadir bikin acara sekedar seremoni sesudah itu selesai. Tapi ada lanjutannya. Jadi, lebih kepada pengenalan, apa itu desa wisata? Dan apa yang harus kita lakukan sesudah jadi desa wisata, itu penting. Makanya, saya senang hari ini peserta yang hadir muda-muda. Muda-muda yang berkarya,” tuturnya.

Mengakhiri arahan Kadispar Sulut Henry Kaitjily menuturkan agar pelatihan pengelolaan desa wisata ini dapat berguna dan para peserta pelatihan dapat menerapkan ilmu yang didapatkan.

Turut hadir, Sekdis Pariwisata Kabupaten Minahasa, Hukum Tua Desa Sendangan dan perangkatnya serta para peserta Kelompok Sadar Wisata.

Adapun narasumber Ketua APGI Sulut, Denny Engka, Pengurus DPD ASIDEWI Sulut, Roy Berty Koleangan.(Kifli).