Pimpin Upacara, Gubernur Olly Sebut Peringatan HUT RI ke-75 Menjadi Sejarah Baru

oleh -365 views


Manado, Infosulut.id – Tepat pukul 17.00 Wita Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengambil tempat sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara dalam memperingati HUT RI ke-75 Senin (17/08) bertempat di halaman kantor Gubernur Sulut.

Pada peringatan HUT RI Ke-75 tersebut bertindak selaku komandan upacara adalah Letkol Laut (PM) Damianus Denny Nixon Ogi.

Sementara itu, pengibaran bendera merah putih dilakukan 3 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

Bertindak sebagai pembawa baki yakni Azzahra Tanisa Jessica Abas, pembentang bendera Andrew Jonatan Makalew dan pengerek bendera Alim Arsad.

Pelaksanaan HUT RI ditengah pandemi Covid-19 kali ini dilaksanakan secara sederhana dan Virtual.

Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey mengatakan, pelaksanaan upacara dalam memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan RI berbeda dari biasanya.

“Kita memaknai dan menggelar upacara bendera dengan situasi berbeda karena pandemi Covid-19,” ungkap Gubernur Olly saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) di lapangan Kantor Gubernur Sulut, Senin (17/8/2020).

Meski begitu, Olly menyebut perayaan tahun ini tidak mengurangi makna dalam menghayati Hari Kemerdekaan Indonesia.

“Kita bersyukur, karena kita bisa bersama memaknai HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini akan menjadi sejarah baru pastinya. Kita ada di sini semua pakai masker, jaga jarak, dan para pesertanya pun sangat dibatasi,” tuturnya.

Dia berharap pandemi Covid-19 bisa segera berakhir, agar nanti pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan tahun depan bisa digelar seperti biasanya.

“Makanya butuh peran dan upaya kita bersama dalam menekan penyebaran pandemi Covid-19. Salah satu hal terpenting tetap mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya.

Pelaksanaan upacara penaikan bendera dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Para peserta yang mengikuti upacara jumlahnya sangat terbatas. Pun saat memasuki lokasi upacara harus menggunakan masker, tes suhu tubuh dan mencuci tangan.

Untuk upacara penurunan bendera juga dilakukan hal yang sama dan Gubernur Olly Dondokambey menjadi Inspektur Upacara (Irup).

Para peserta pun yang mengikuti upacara jumlahnya dibatasi dan saat memasuki lokasi upacara harus menggunakan masker, tes suhu tubuh dan mencuci tangan.

Pada penurunan bendera yang bertugas sebagai Paskibraka yaitu, bertindak sebagai pembentang bendera Andre Alfa Kandou dari SMA 2 Ratahan, penggerek Algufransyah Dede dari SMA Negeri 1 Kotamobagu dan pembawa bendera Salsabilla Maheswari Putri dari SMA Negeri 1 Manado.

Tinggalkan Balasan